
Gejala Anemia dan Pentingnya Asupan Zat Besi
Banyak orang mengalami gejala seperti tubuh cepat lelah, pusing, sesak napas, atau jantung berdebar. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda adanya kekurangan sel darah merah atau anemia. Sel darah merah atau hemoglobin memainkan peran penting dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Salah satu penyebab umum anemia adalah rendahnya asupan zat besi.
Ketika kebutuhan zat besi tidak terpenuhi, produksi hemoglobin akan menurun dan berisiko menyebabkan defisiensi zat besi. Akibatnya, tubuh dapat mengalami berbagai keluhan seperti mudah lelah, pusing, sesak napas, hingga jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.
Setiap orang memiliki kebutuhan zat besi yang berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, serta kondisi kesehatan. Secara umum, kebutuhan zat besi harian berkisar sekitar 10 mg. Pria dewasa memerlukan sekitar 9–11 mg per hari, sedangkan wanita dewasa membutuhkan sekitar 18 mg. Untuk ibu hamil, kebutuhan zat besi meningkat menjadi sekitar 27 mg per hari.
Untuk mencegah anemia, tubuh memerlukan asupan zat besi yang cukup dari makanan sehari-hari. Berikut beberapa makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi:
-
Daging merah
Mengonsumsi daging merah seperti sapi atau kambing dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian. Dalam setiap 100 gram daging merah, terkandung sekitar 2,7 mg zat besi. Selain itu, daging merah juga kaya akan vitamin B12 dan protein berkualitas tinggi yang berperan penting dalam proses pembentukan hemoglobin. -
Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kale, dan sawi hijau mengandung zat besi dan vitamin C yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Konsumsi sayuran hijau secara rutin sangat dianjurkan, terutama bagi penderita anemia. -
Jeroan
Jeroan seperti hati, ginjal, jantung, dan otak merupakan sumber zat besi yang cukup tinggi. Kandungan nutrisinya mampu mendukung pembentukan dan sirkulasi darah agar tetap berjalan dengan baik. -
Tahu dan tempe
Tahu dan tempe merupakan sumber protein nabati yang juga mengandung zat besi. Dalam 100 gram tahu terdapat sekitar 3,4 mg zat besi, sedangkan 100 gram tempe mengandung sekitar 2,7 mg zat besi. Mengombinasikan keduanya dalam menu harian dapat membantu mencegah anemia sekaligus mendukung kesehatan tulang. -
Telur
Telur menjadi pilihan makanan yang praktis dan mudah diolah. Kuning telur mengandung protein dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh. Konsumsi telur secara rutin dapat membantu memenuhi asupan zat besi dan menurunkan risiko anemia. -
Kurma
Kurma merupakan buah kering yang kaya manfaat dan dikenal sebagai sumber zat besi alami. Dalam sekitar 10 gram kurma terkandung kurang lebih 1–2 mg zat besi, serta mineral penting seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan tubuh.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar