Sosok Endipat Wijaya yang Menyentil Donasi Rp 10 Miliar
Endipat Wijaya, anggota DPR RI dari Partai Gerindra, kini menjadi sorotan setelah menyampaikan pernyataan yang dianggap menyindir Ferry Irwandi. Isu ini muncul setelah warganet menduga bahwa Endipat menyebut sosok yang diduga mengumpulkan donasi sebesar Rp 10 miliar untuk korban bencana banjir di Sumatera.
Pernyataan Endipat Wijaya terjadi dalam rapat kerja dengan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Ia menyoroti bahwa aksi Ferry Irwandi dinilai membuat bantuan pemerintah kalah sorotan. Dalam kesempatan tersebut, Endipat meminta agar Kementerian Komunikasi dan Digital lebih gencar menyebarkan informasi kinerja pemerintah agar tidak kalah viral dibandingkan aktivitas Ferry Irwandi.
Endipat juga menyampaikan bahwa ada orang yang hanya datang sekali tapi seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara sudah hadir sejak awal. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menggelontorkan triliunan rupiah untuk penanggulangan bencana, namun hal itu tidak terlihat karena pengaruh media sosial.
Peran Endipat Wijaya di DPR RI
Dilansir dari berbagai sumber, Endipat Wijaya adalah anggota DPR RI dari fraksi Partai Gerindra. Lahir pada 31 Mei 1984 di Bengkulu, ia memulai kariernya sebagai politisi sejak tahun 2011. Saat ini, ia menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan (Dapil) Kepulauan Riau.
Endipat berhasil meraih suara terbanyak di Dapil Kepulauan Riau pada Pemilu 2024 dengan total 105.413 suara. Ia bertugas di Komisi I DPR RI yang membidangi Pertahanan, Luar Negeri, Komunikasi, Informatika, dan Intelijen. Di internal Partai Gerindra, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Dewan Perwakilan Rakyat.
Sebelum terjun ke dunia politik, Endipat pernah bekerja sebagai teknisi di Double A Group selama satu tahun. Setelah itu, ia bergabung dengan PT Kaltim Prima Coal di Kalimantan Timur. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng, lulus Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2006 dan Manajemen Swiss German University pada 2019.
Tanggapan Ferry Irwandi atas Kritik Endipat Wijaya
Pernyataan Endipat Wijaya viral di kalangan warganet hingga sampai ke telinga Ferry Irwandi. Banyak warganet mengadukan bahwa nama Ferry Irwandi disindir oleh anggota DPR RI tersebut lantaran bantuan pemerintah kalah viral dari donasi yang dikumpulkan influencer sekaligus founder Malaka Project tersebut.
Ferry Irwandi memberikan respons melalui akun Instagram pribadinya. Ia menulis, "Bang tolong datangi anggota DPR yang ngatain ada." Dalam kolom komentar, ia menjawab, "Gpp dia bener kok. udah santai saja."
Ferry juga mengakui bahwa donasi Rp 10 miliar yang ia kumpulkan masih kurang dan berharap bisa memberikan lebih kepada para korban. Ia menulis, "Gue malah ngerasa kurang euy (Rp10 miliar), beneran. I wish i can do more."
Ia juga menanggapi pernyataan Endipat soal pemerintah yang telah menggelontorkan anggaran triliunan. Ferry menyatakan bahwa hal tersebut bagus karena Aceh butuh percepatan. Ia menegaskan bahwa TNI-Polri sangat membantu penyaluran donasi bahkan sampai daerah terpencil dan terisolir.
Peran Pemerintah dalam Penyaluran Donasi
Ferry Irwandi mengakui bahwa peran pemerintah sangat penting dalam keberhasilannya menyalurkan donasi ke para korban. Ia menyebut bahwa pemerintah menyediakan alat transportasi guna memudahkan pengiriman logistik. Ia menegaskan bahwa semua hal baik yang dilihat publik tidak lepas dari kolaborasi semua pihak, termasuk TNI-Polri.
Para personel TNI-Polri bekerja membuka jalur distribusi bantuan. Ferry menyatakan bahwa tanpa bantuan dari kepolisian, donasi yang mencapai 5 ton lebih sulit terdistribusi cepat. Ia juga menyebut bahwa TNI membantu mencapai wilayah seperti Gayo dan Takengon melalui helikopter dan pesawat Hercules.
Ferry menegaskan bahwa TNI-Polri layak mendapatkan insentif lebih dan perlindungan sosial. Ia berharap lebih banyak anggota maupun prajurit datang ke tiga provinsi tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar