Fakta Terbaru: Ibu Tewas Dibunuh Anaknya di Medan, Suami Tak Minta Bantuan Warga Saat Istri Kritis

Fakta Terbaru: Ibu Tewas Dibunuh Anaknya di Medan, Suami Tak Minta Bantuan Warga Saat Istri Kritis

Kasus Kematian Faizah Soraya yang Masih Mencurigakan

Kasus kematian Faizah Soraya masih menjadi perhatian publik, karena banyak kejanggalan yang muncul dari berbagai sisi. Mulai dari sikap suami yang tidak segera meminta bantuan, waktu penanganan yang terlambat, hingga kondisi anak-anak yang menimbulkan pertanyaan.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan rekonstruksi untuk mengungkap fakta-fakta terkait kematian ibu ini. Berikut adalah beberapa poin penting yang terungkap dalam kasus ini:

Terungkap Fakta Baru

Seorang ibu, Faizah Soraya, ditemukan tewas dalam kamar lantai satu rumahnya di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara. Kejadian ini terjadi pada Rabu, 10 Desember 2025. Ia merupakan ibu dari dua anak, putri pertama yang sedang duduk di SMA dan anak bungsu yang masih sekolah di kelas 6 SD.

Sikap Suami yang Menyebabkan Kekhawatiran

Sang suami, Alham Wumala Siagian, dikenal memiliki sikap yang janggal. Saat Faizah Soraya mengalami kritis sebelum ditemukan meninggal dunia, ia tidak meminta bantuan warga sekitar. Selain itu, saat menelepon rumah sakit untuk meminta ambulan, Alham juga tidak menyampaikan kejadian sebenarnya.

Penemuan Barang Bukti

Polisi melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang yang dicurigai berkaitan dengan kematian Faizah. Tim penyidik masih melakukan proses penyelidikan lanjutan sambil menunggu hasil pemeriksaan psikologis anak yang diduga terlibat.

Kronologi Versi Adik Korban

Adik korban, Dimas, memberikan informasi tentang kronologi kejadian. Menurutnya, pembunuhan terjadi sejak pukul 03.00 WIB. Namun, ambulan tidak datang sampai pukul 04.30 WIB. Alham menghubungi Rumah Sakit Colombia dan memberi keterangan bahwa Faizah mengalami pendarahan, bukan luka tusuk.

Tidak Meminta Bantuan Tetangga

Yang membuat Dimas merasa janggal adalah ketidakhadiran bantuan dari tetangga. Alham justru menunggu ambulan tanpa meminta bantuan apapun. Selain itu, dia menghubungi rumah sakit yang jauh, padahal ada banyak rumah sakit dekat.

Ambulan Datang Pada Pukul 04.30 WIB

Menurut pengakuan sopir ambulan, saat pertama kali tiba, Faizah masih bernyawa. Namun, ambulan menolak membawa korban karena mendapatkan informasi adanya pendarahan, bukan penyerangan atau penikaman. Saat itu, korban duduk bersandar ke lemari dan setelah dinyatakan meninggal, korban diangkat ke tempat tidur.

Kejanggalan yang Muncul

Dimas dan keluarga merasa janggal terhadap empat hal: 1. Apakah korban tidak melawan anaknya sendiri dan berteriak? 2. Rentan waktu dari pukul 03.00 WIB sampai 04.30 WIB. 3. Tidak ada meminta bantuan warga setempat. 4. Luka korban lebih dari 20 tusukan di punggung, perut, tangan, kaki, dan kepala.

Kondisi Anak yang Diduga Pembunuh

Selain itu, kondisi AI, siswi kelas 6 SD yang diduga membunuh ibunya, juga mencurigakan. Dimas mengatakan tidak ada luka sama sekali di tubuh AI. Yang ada luka di tangan kakaknya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan