Fakta Terungkap, Kelebihan Aki Motor Kering Daripada Aki Basah


Saat ini di pasaran terdapat dua jenis aki yang umum digunakan, yaitu aki kering (MF) dan aki basah. Pabrikan kendaraan mengungkap bahwa aki kering ternyata memiliki keunggulan dibandingkan aki basah. Oleh karena itu, motor-motor keluaran terbaru cenderung menggunakan aki kering.

Aki kering memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan aki basah atau aki konvensional. Menurut Anton Mustamsikin, selaku Departemen Head QA di PT Yuasa Battery Indonesia, aki yang beredar di pasar saat ini umumnya terbagi menjadi dua jenis, yakni aki konvensional (basah) dan aki maintenance free (kering atau MF).

Sesuai dengan namanya, aki kering menawarkan kemudahan karena tidak memerlukan perawatan rutin seperti yang dibutuhkan oleh aki basah. "Pada dasarnya, aki kering tetap diisi dengan cairan elektrolit seperti halnya aki basah," ujar Anton. "Namun, perbedaannya terletak pada sistem kerjanya pada aki MF, pengguna tidak perlu lagi mengecek atau menambah air aki." tambahnya.

Sebaliknya, pemilik aki basah harus rutin memantau volume air aki. Jika cairan elektrolitnya berkurang secara signifikan atau habis, hal ini bisa memperpendek usia aki. Perawatan rutin seperti menambah air aki menjadi penting pada tipe aki basah. Sementara itu, aki tipe MF atau kering tidak membutuhkan hal tersebut karena telah menggunakan sistem sirkulasi khusus.

"Ada teknologi yang disebut VRLA atau valve regulated lead acid," jelas Anton. Sistem ini menjaga agar cairan di dalam aki tidak mudah menguap, sehingga pengguna tidak perlu repot menambah air secara manual. Dengan adanya teknologi ini, aki kering cenderung lebih tahan lama dibandingkan aki basah.

Keunggulan Aki Kering

Berikut beberapa keunggulan utama dari aki kering dibandingkan aki basah:

  • Tidak Memerlukan Perawatan Rutin
    Pengguna aki kering tidak perlu melakukan pengecekan atau penambahan air aki secara berkala. Hal ini membuat penggunaan aki kering lebih praktis dan efisien.

  • Lebih Tahan Lama
    Teknologi VRLA yang digunakan pada aki kering membantu menjaga stabilitas cairan elektrolit, sehingga aki kering umumnya memiliki umur lebih panjang dibandingkan aki basah.

  • Stabil dalam Berbagai Kondisi
    Aki kering dirancang untuk bekerja optimal bahkan dalam kondisi suhu tinggi atau lingkungan yang tidak stabil. Ini membuatnya cocok digunakan pada kendaraan modern yang sering kali melalui berbagai situasi ekstrem.

  • Ramah Lingkungan
    Karena tidak memerlukan penambahan air secara manual, aki kering juga lebih ramah lingkungan karena mengurangi risiko kebocoran atau pencemaran akibat cairan elektrolit.

Tips Merawat Aki Kering

Meskipun aki kering tidak memerlukan perawatan intensif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga performanya:

  • Pastikan Koneksi Kabel Bersih dan Kencang
    Kabel aki yang kotor atau longgar dapat menyebabkan masalah listrik dan memengaruhi kinerja aki.

  • Jangan Biarkan Aki Kosong Terlalu Lama
    Meskipun aki kering tahan lama, jika dibiarkan kosong terlalu lama, daya tahan aki bisa berkurang.

  • Periksa Secara Berkala
    Meskipun tidak perlu menambah air, pemeriksaan berkala tetap dianjurkan untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.

Dengan keunggulan dan kemudahan yang dimiliki, aki kering semakin menjadi pilihan utama bagi pengguna kendaraan modern. Teknologi yang digunakan pada aki kering membuatnya menjadi solusi yang lebih efisien dan hemat dalam jangka panjang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan