Formula Baru Uston Nawawi! Persebaya Siap Berjuang Tanpa Moreira dan Rivera

Ketenangan Uston Nawawi Menghadapi Kekurangan Pemain

Di Lapangan C Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, suasana terlihat tenang meski Persebaya Surabaya harus menghadapi tantangan berat. Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Uston Nawawi, menunjukkan ketenangan dan optimisme dalam menghadapi absennya dua gelandang penting, Bruno Moreira dan Francisco Rivera. Kedua pemain tersebut tidak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning dan sanksi tambahan setelah menerima kartu merah dari Komisi Disiplin PSSI.

Laga melawan Borneo FC pada Sabtu (20/12/2025) pukul 19.00 WIB menjadi ujian berat bagi Green Force. Meskipun begitu, Uston tetap percaya diri bahwa timnya akan siap bertanding dengan strategi yang tepat. Ia menegaskan bahwa Persebaya Surabaya tidak boleh bergantung sepenuhnya pada dua pemain tersebut untuk menciptakan serangan.

Tanggung Jawab Setiap Pemain

Uston menekankan bahwa semua pemain di skuad Green Force memiliki tanggung jawab yang sama dalam pertandingan ini. Ia menyatakan bahwa setiap pemain harus siap tampil ketika dibutuhkan. Kami memiliki banyak pemain di sini, katanya. Dengan absennya Bruno dan Rivera, Uston memilih untuk mencari formula terbaik untuk mengisi posisi keduanya.

Bruno dikenal sebagai pemain energik yang mampu membantu transisi permainan, sedangkan Rivera sering menjadi penghubung serangan lewat visi dan umpannya. Namun, kehilangan dua pemain ini justru menjadi peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan publik Surabaya.

Strategi Persebaya Surabaya

Absennya dua gelandang utama memaksa Persebaya Surabaya melakukan penyesuaian dalam struktur permainan. Uston mengisyaratkan perubahan pada pola permainan agar alur bola tetap dinamis meski komposisi tim berbeda. Latihan terakhir fokus pada transisi dan koordinasi antarlini agar tim tidak mudah ditekan oleh Borneo FC.

Ia menekankan pentingnya disiplin posisi untuk mengimbangi agresivitas lawan. Para pemain diminta lebih cepat membaca situasi dan berani mengambil keputusan di area tengah. Dalam laga berintensitas tinggi seperti ini, setiap detail kecil dianggap sangat menentukan hasil akhir.

Kondisi Tim dan Harapan

Persebaya Surabaya saat ini berada di peringkat kesembilan dengan 18 poin dan membutuhkan kemenangan untuk menyodok ke papan atas. Sementara itu, Borneo FC datang ke GBT dengan status pemuncak klasemen berbekal 33 poin dan kepercayaan diri tinggi. Laga ini otomatis menjadi ujian berat bagi skuad Green Force.

Namun, Uston tetap memupuk optimisme di ruang ganti agar pemain tampil tanpa beban. Ia meyakini dukungan penuh suporter di Stadion GBT akan menjadi energi tambahan bagi pemain yang mendapat kesempatan tampil sebagai starter. Atmosfer kandang diyakini mampu menyuntik kepercayaan diri dan agresivitas sejak menit awal.

Momentum Bagi Pemain Lapisan Kedua

Situasi ini sekaligus menjadi momentum bagi pemain pelapis untuk menunjukkan kapasitas mereka. Uston percaya potensi terbaik akan muncul ketika pemain diberi kesempatan dan kepercayaan yang besar. Meski kehilangan kreativitas Bruno dan Rivera, Persebaya Surabaya tetap memiliki beberapa opsi dalam membangun serangan.

Walau Borneo FC datang sebagai tim paling stabil musim ini, Persebaya Surabaya tetap optimistis bisa meraih hasil positif. Uston ingin anak asuhnya bermain lepas dan menunjukkan karakter kuat sebagai tim besar di depan ribuan pendukung. Ia memahami laga ini bisa menjadi titik balik bagi Green Force setelah performa yang belum konsisten.

Penutup

Uston menutup latihan dengan penekanan pada kerja keras dan kekompakan seluruh lini. Ia menyebut pertandingan ini bisa melahirkan kejutan positif jika pemain tampil disiplin dan percaya diri sepanjang pertandingan. Kini publik menunggu bagaimana Persebaya Surabaya menjawab tantangan besar tanpa dua gelandang utamanya. Laga melawan Borneo FC akan menjadi panggung bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas sekaligus menjaga ambisi Green Force merangsek ke papan atas.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan