
nurulamin.pro.CO.ID - JAKARTA.
Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik, tetapi juga memiliki potensi alam yang luar biasa. Salah satunya adalah penghasil garam laut berkualitas tinggi. Putu Ayu Wilasmini, seorang warga Bali yang memahami betul nilai dan kualitas garam lokal, melihat peluang ini dan mengambil langkah untuk mengembangkan bisnis berbasis garam laut.
Wilas, panggilan akrabnya, mendirikan CV Natural Bali Kulkul (NBK) pada tahun 2018. Bisnis ini berlokasi di Klungkung, Bali, dengan fokus pada produksi garam laut dari Laut Bali. Garam Bali memiliki cita rasa unik dan kaya akan mineral yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Proses Produksi yang Ramah Lingkungan
Proses produksi garam NBK dilakukan secara alami, tanpa menggunakan oven. Pengeringan dilakukan secara perlahan (slow drying) menggunakan solar dome, sehingga menjaga kandungan mineral dalam garam tetap terjaga. Produk NBK dikemas dalam botol kaca hijau untuk memastikan kualitasnya tetap optimal.
Beragam Produk yang Menarik Minat Pasar
Sales & Marketing NBK, Putu Devia Cahya Suksma, menjelaskan bahwa produk NBK terdiri dari beberapa varian seperti:
Sea salt pure
Seasoning
Cacao artisan
Bamboo salt
* Smoked salt
Varian-varian ini mencerminkan respons positif pasar terhadap produk NBK. Seiring meningkatnya permintaan, jumlah pegawai yang terlibat dalam produksi NBK juga bertambah. Awalnya hanya dua orang, kini sudah mencapai 21 pekerja.
Pertumbuhan Omzet yang Mengesankan
Awalnya, omzet NBK hanya berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per bulan. Namun, dengan peningkatan permintaan dan ekspansi pasar, kini omzet usaha NBK telah meningkat drastis menjadi Rp 250 juta per bulan.
Manajemen NBK memiliki target lebih besar, yaitu mencapai omzet antara Rp 300 juta hingga Rp 350 juta per bulan. Untuk mewujudkan hal tersebut, NBK rencananya akan membuka toko offline pada tahun depan. Toko ini akan menjadi etalase utama seluruh produk NBK.
Ekspansi Pasar dan Tantangan Pemasaran
Salah satu strategi ekspansi NBK adalah memperluas pasar ekspor. Sampai saat ini, produk NBK telah diekspor ke beberapa negara seperti Rusia, Thailand, Singapura, dan Italia. Banyak turis asing yang datang langsung ke pabrik NBK untuk membeli produknya.
Namun, Devia menyadari bahwa masih ada tantangan dalam pemasaran. Salah satunya adalah ketidakstabilan aktivitas di media sosial. Untuk mengatasi hal ini, NBK berencana bekerja sama dengan content creator agar lebih mudah menjangkau konsumen.
Dengan inovasi dan strategi pemasaran yang tepat, NBK berharap dapat terus berkembang dan memberikan produk berkualitas kepada masyarakat luas.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar