
Perayaan Akhir Tahun DKM Kota Tasikmalaya
Menjelang pergantian tahun, atmosfer religi di Kota Tasikmalaya dipastikan semakin kental dengan berbagai agenda peringatan hari besar Islam (PHBI). Salah satu acara yang paling dinanti adalah "Samen DKM Se-Kota Tasikmalaya", sebuah hajat besar yang akan digelar oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Kota Tasikmalaya.
Acara ini akan diselenggarakan di Taman Kota Tasikmalaya, tepat di depan Masjid Agung, pada 28 Desember 2025. Kali ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya, dan bukan sekadar seremoni biasa, tetapi penuh makna. Ketua DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya, KH Aminudin Bustomi, menyebut acara ini sebagai ajang "leburnya" seluruh elemen DKM se-Kota Tasikmalaya dalam satu ukhuwah yang kokoh.
Perlombaan Nadoman atau Syair Islami
Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah perlombaan Nadoman atau Syair Islami. Tradisi puji-pujian sebelum iqamah yang dulu akrab di telinga masyarakat kini mulai luntur, dan melalui acara inilah tradisi tersebut coba dibangkitkan kembali. Setiap DKM dari tiap Kecamatan diminta tampil membawakan nadoman dalam dua kategori: lagu wajib tentang Tauhid Aqoidul Iman (kitab Majmu’atul Aqidah) dan satu lagu sunnah/bebas.
Setiap kontingen diberikan durasi 10 menit untuk unjuk kebolehan, dimulai sejak pukul 13.00 WIB hingga menjelang Maghrib. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga upaya memperkuat nilai-nilai agama melalui seni dan budaya.
Rangkaian Acara Puncak
Setelah jeda istirahat dan sholat, acara puncak akan dimulai pada pukul 20.00 WIB dengan nuansa yang lebih khidmat dan modern. Doa bersama menjadi acara puncak dari kegiatan akhir tahun DKM. Pada agenda puncak ini juga akan ditayangkan selayang pandang atau kilas balik kegiatan DKM dari tiap kecamatan karena setiap DKM memiliki agenda masing-masing.
Tidak hanya itu, acara juga akan menayangkan tentang perjuangan para kiyai di Kota Tasikmalaya yang sudah meninggal sebagai bahan renungan bagi generasi yang masih ada dalam memperjuangkan syair islam di Kota Tasikmalaya. Selain itu, semua yang hadir akan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Di tengah acara, ada pengumuman dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.
Menjaga Aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah
Bukan sekadar hiburan, kegiatan ini mengusung misi ideologis yang kuat. KH Aminudin menekankan bahwa penguatan aqidah Ahlussunnah Wal Jamaah adalah prioritas utama. Setiap DKM memiliki pengajian, dan materi Tauhid dari kitab Majmu’atul Aqidah adalah fondasi yang ingin kita seragamkan dan perkuat kembali di tengah masyarakat.
Sebagai bentuk solidaritas antardaerah, di penghujung acara akan dilaksanakan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan wilayah Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, bekerja sama dengan BAZNAS, akan dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis sebagai wujud nyata kepedulian sosial kaum masjid bagi para korban bencana alam di Sumut, Sumbar, dan Aceh.
Dengan adanya agenda khusus di akhir tahun ini, semua masyarakat khususnya para pengurus DKM bisa menjaga ukhuwah islamiah dan persaudaraan serta bisa menegakkan tauhid ahlusunah wal jamaah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar