Gempa 5,9 M Guncang Bengkulu, BMKG: Tidak Ada Ancaman Tsunami

Gempa 5,9 M Guncang Bengkulu, BMKG: Tidak Ada Ancaman Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Mengguncang Pantai Selatan Bengkulu

Pada hari Sabtu pagi, gempa bumi dengan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah pantai selatan Bengkulu. Peristiwa ini terjadi pada pukul 07.22 WIB, dengan pusat gempa berada di laut sejauh 26 kilometer Tenggara Enggano. Kedalaman gempa mencapai 19 km, sehingga termasuk dalam kategori gempa dangkal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi bahwa gempa ini disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng. Mekanisme yang terjadi adalah pergerakan naik atau thrust fault, yang umumnya tidak menimbulkan potensi tsunami. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang dilaporkan akibat gempa tersebut.

Lokasi dan Parameter Gempa

Titik episenter gempa berada pada koordinat 5,60° LS dan 102,19° BT. BMKG juga menyampaikan bahwa hasil analisis terbaru menunjukkan magnitudo gempa sebesar M5,6. Pusat gempa terletak di laut, tepatnya 29 kilometer barat daya Enggano, Bengkulu Utara.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa lokasi dan kedalaman hiposentrum gempa menunjukkan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat subduksi lempeng. Hal ini memperkuat klaim BMKG bahwa gempa tidak memiliki potensi tsunami.

Wilayah yang Merasakan Gempa

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini dirasakan di beberapa wilayah seperti:

  • Enggano dan Bengkulu Utara: Intensitas V MMI, getaran dirasakan hampir semua penduduk.
  • Pasar Manna, Kota Manna, Bintuhan, Bengkulu Selatan: Intensitas III - IV MMI, getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
  • Kota Tais dan Kota Bengkulu: Intensitas III MMI, getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Hingga pukul 07.40 WIB, belum ada laporan dampak kerusakan yang signifikan. Selain itu, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Skala MMI dan Pengertian

BMKG menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) untuk menggambarkan intensitas gempa. Berikut penjelasannya:

  • I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
  • II MMI: Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.
  • III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu.
  • IV MMI: Dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang.
  • V MMI: Dirasakan oleh hampir semua orang, orang berlarian, barang terpelanting.
  • VI MMI: Semua orang merasakan getaran, plester dinding jatuh.
  • VII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan baik, retakan pada bangunan kurang baik.
  • VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan kuat, dinding terlepas dari rangka.
  • IX MMI: Bangunan kuat rusak, pipa dalam rumah putus.
  • X MMI: Bangunan kayu kuat rusak, tanah terbelah.
  • XI MMI: Bangunan sedikit yang masih berdiri, jembatan rusak.
  • XII MMI: Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah.

Kesimpulan

Gempa magnitudo 5,9 yang mengguncang pantai selatan Bengkulu pada hari Sabtu pagi tidak menimbulkan kerusakan serius. BMKG tetap memantau situasi dan memastikan tidak ada ancaman tsunami. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan