Gempa terjadi di Timor Tengah Nusa Tenggara Timur, magnitudo 2.1, tak terjadi tsunami

Gempa terjadi di Timor Tengah Nusa Tenggara Timur, magnitudo 2.1, tak terjadi tsunami

nurulamin.pro - Gempa bumi terjadi beberapa wilayah Indonesia pada hari Sabtu (3/1/2025).

Terbaru gempa terjadi gempa bumi di Timor Tengah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya gempa bumi juga terjadi di Balangan Kalsel dengan magnitudo 2,6.

Sementara gempa bumi terjadi di NTT bermagnitudo 2.1 SR terjadi pada Sabtu 3 Januari 2026. 

Kekuatan gempa terkini itu 2.1 SR terjadi pukul 16:55:54 Wita. 

Lokasi gempa berada di titik  Lok:9.06LS, 123.96BT.

Pusat guncangan di NTT berada di kedalaman 64 km. 

Gempa di Balangan 

Gempa terjadi di Balangan Kalsel dengan magnitudo 2,6 di kedalaman 4 km, Sabtu (3/1/2026).

Gempa baru saja terjadi terdata 11:18:43 WIB, Lok: 2.36 LS - 115.55 BT, 8 km Barat Daya BALANGAN-KALSEL.

Data terhimpun kejadi gempa di Balangan bukan yang pertama kali. Sebelumnya, gempa bumi di Balangan terjadi pada tahun 2023.

Saat itu adalah gempa bumi tektonik yang terjadi di 20 km barat laut Balangan, Kalimantan Selatan pada pukul 08:39:17 WITA tanggal 13 November 2023. Menurut BMKG gempa berkekuatan magnitudo M 4,1.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska (BMKG) Indonesia menggunakan Skala Magnitudo (M) sebagai ukuran kekuatan gempa bumi.

Skala Gempa Magnitudo

Dulu ukuran kekuatan gempa yang sering digunakan BMKG yaitu Skala Richter (SR), namun kini menggunakan skala magnitudo, karena dianggap lebih akurat. Sedangkan, skala Modified Mercalli Intensity (MMI) biasa digunakan untuk mengukur guncangan yang dirasakan warga saat terjadi gempa.

Skala Magnitudo merupakan ukuran kekuatan gempa bumi yang menggambarkan besarnya energi seismik yang dipancarkan oleh sumber gempa dan merupakan hasil pengamatan seismograf. Artinya, semakin besar gempa, maka semakin tinggi pula angka magnitudo.

Besaran Skala Magnitudo

Besaran yang terukur melalui Skala Magnitudo dinyatakan dalam bilangan bulat dan pecahan desimal. Mengutip Michigan Technological University, besaran magnitudo lainnya di antaranya:

Magnitudo 2.5 sampai 5.4 menyebabkan kerusakan ringan,

Magnitudo 5.5 sampai 6.0 mengakibatkan kerusakan ringan bangunan

Magnitudo 6.1 hingga 6.9 menyebabkan banyak kerusakan di daerah yang sangat padat penduduk

Magnitudo 7,0 hingga 7,9 tergolong gempa besar yang mengakibatkan kerusakan serius.

Magnitudo 8.0 atau lebih, termasuk gempa besar ini bisa menghancurkan wilayah pusatnya. (nurulamin.pro)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan