
Antusiasme Masyarakat Jawa Timur dalam Berinvestasi Saham
Platform investasi Gotrade mengamati antusiasme masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur, terhadap berinvestasi saham semakin meningkat. Hal ini disampaikan oleh Head of Legal Gotrade Indonesia, Andika Firnanda, dalam sesi doorstop dengan awak media pada acara The Roundtable Surabaya by Gotrade di Hotel Morazen Surabaya, Jumat (12/12/2025).
Andika menjelaskan bahwa literasi keuangan masyarakat saat ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Menurutnya, peningkatan jumlah pemain di industri Platform Alternatif Perdagangan (PALN) menjadi bukti bahwa masyarakat semakin terbuka pada instrumen investasi global, termasuk saham-saham Amerika Serikat.
Masyarakat Indonesia sangat antusias dalam berinvestasi. Kami sangat optimistis melihat peluang pasar di 2026, dan Jawa Timur menjadi salah satu fokus utama kami selain Jakarta, ujar Andika.
Melalui Gotrade, masyarakat Indonesia dapat membeli fraksi saham AS tanpa komisi, serta mengakses ETF yang listing di bursa Amerika seperti NYSE dan Nasdaq. Produk tersebut dijalankan melalui kemitraan bersama Valbury, Bursa Berjangka Jakarta, dan Kliring Berjangka Indonesia.
Edukasi Penting untuk Investor Baru
Dikatakannya pula, bahwa edukasi paling dasar dan penting adalah mengenalkan produk terlebih dahulu. Dimana, pengguna perlu memahami hal-hal sebagai berikut:
- Profil risiko mereka (risk averse, moderat, atau risk taker)
- Pemahaman fundamental dan teknikal
- Cara membaca tren dan katalis pasar
- Risiko dari perilaku FOMO
Tim analis Gotrade turut memberikan edukasi mengenai fundamental, technical charting, hingga strategi mengikuti arus dana (follow the flow/fund). Gotrade juga menyediakan fitur untuk mempermudah pengguna membaca potensi saham, termasuk rekomendasi analis berlisensi dari AS, serta fitur Gotrade Ultra untuk membantu interpretasi teknikal dan charting.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Investor Baru
Andika juga menegaskan bahwa kesalahan paling sering dilakukan investor baru adalah FOMOmembeli saham hanya karena ikut-ikutan tanpa analisis.
Banyak yang beli karena katanya, tanpa lihat fundamental atau teknikal. Akhirnya nyangkut di pucuk, lalu panik jual ketika turun, katanya.
Karenanya pula, dalam acara ini, tim analis Gotrade dalam acara ini juga menekankan pentingnya melihat tren, katalis positif/negatif, hingga faktor global seperti kebijakan pemerintah AS yang dapat memengaruhi pasar.
Empat Pesan Utama Gotrade untuk Investor agar Lebih Bijak
- Jangan FOMO
- Kenali profil risiko diri sendiri
- Gunakan uang dingin, jangan all-in apalagi pakai pinjol
- Pastikan platform investasi benar, waspada penipuan yang mengatasnamakan perusahaan atau influencer
Andika juga mengingatkan agar masyarakat selalu melakukan pengecekan langsung ke platform apabila menerima penawaran yang mencurigakan.
Acara yang masih berlangsung hingga malam hari tersebut diikuti lebih dari 170 pengguna Gotrade dari seluruh Jawa Timur.
Tanggapan sejauh ini sangat positif, terutama pada pembahasan teknis. Karena itu kami membawa dua investment analyst untuk berinteraksi langsung dengan pengguna, jelasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar