
Penutup Tahun 2025: Kinerja Pemerintahan Kalimantan Barat di Bawah Kepemimpinan Ria Norsan
Pemerintahan Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menutup tahun 2025 dengan sejumlah capaian strategis yang mencerminkan komitmen kuat untuk membangun daerah secara merata dan berkelanjutan. Dalam pernyataannya, Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintahannya tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pengembangan sektor pendidikan, budaya, serta layanan publik yang lebih dekat kepada masyarakat.
Komitmen Kerja Nyata dan Pembangunan Merata
Ria Norsan menekankan bahwa kepemimpinannya selalu berlandaskan kerja nyata, turun langsung ke lapangan, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke pelosok daerah. Ia menyampaikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan adalah bentuk komitmen untuk tidak hanya menghadirkan pembangunan, tetapi juga memberi manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat.
“Kerja kami belum usai. Dari awal kami berkomitmen tidak menunggu, tapi langsung gas, turun ke lapangan, mendengarkan, lalu bertindak,” ujar Ria Norsan saat menyampaikan refleksi kinerja pemerintahan tahun 2025.
Infrastruktur Berkeadilan Hingga Wilayah Perbatasan
Salah satu fokus utama pemerintahan Ria Norsan adalah pembangunan infrastruktur yang berkeadilan. Hal ini dilakukan dengan memperhatikan wilayah perbatasan, pedalaman, dan daerah yang selama ini minim sentuhan pembangunan. Menurutnya, infrastruktur harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalbar, tanpa ada yang tertinggal karena letak geografis.
Pembangunan jalan, jembatan, serta peningkatan konektivitas antarwilayah menjadi fondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Budaya dan Konektivitas Global Diperkuat
Di sektor kebudayaan, Pemprov Kalbar aktif dalam menjaga dan melestarikan seni budaya daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya sebagai ruang ekspresi, edukasi, dan pelestarian seni budaya.
Selain itu, konektivitas Kalimantan Barat ke tingkat internasional diperkuat dengan dibukanya lagi penerbangan internasional di Bandara Supadio Pontianak. Kebijakan ini dinilai strategis untuk membuka akses ekonomi, pariwisata, serta meningkatkan daya tarik investasi.
Pendidikan Inklusif dan Dukungan Program Nasional
Bidang pendidikan menjadi perhatian serius pemerintahan Ria Norsan sepanjang 2025. Pemprov Kalbar memperluas program beasiswa pendidikan, tidak hanya bagi siswa sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta. Tujuannya adalah agar anak-anak Kalbar tidak terhambat pendidikannya hanya karena persoalan biaya.
Selain itu, Pemprov Kalbar aktif mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik. Dukungan juga diberikan terhadap program Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari penguatan pendidikan berbasis karakter dan prestasi.
Internet Gratis dan Murah untuk Sekolah dan Masyarakat
Menjawab tantangan era digital, Pemprov Kalbar menghadirkan program internet gratis untuk sekolah serta internet murah bagi masyarakat. Langkah ini dinilai krusial untuk mendukung pembelajaran, meningkatkan kualitas layanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
“Akses internet hari ini adalah kebutuhan dasar. Ini penting untuk pendidikan, pelayanan publik, hingga ekonomi digital masyarakat,” ujarnya.
Layanan Publik Semakin Dekat ke Masyarakat
Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sejumlah program inovatif terus digulirkan, seperti Gerakan Membangun Desa, Samsat Go Katan, Pos Bantuan Hukum (Posbakum), serta layanan Akasia yang mempermudah pengurusan administrasi publik.
Selain program inovatif, Pemprov Kalbar juga menjalankan program berkelanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti bedah rumah bagi warga kurang mampu dan Gerakan Pangan Murah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli.
Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Meski berbagai capaian telah diraih sepanjang 2025, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan berpuas diri. Ia menekankan bahwa apa yang sudah dicapai adalah fondasi, dan pihaknya akan terus bekerja memastikan pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalimantan Barat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar