Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling tinjau revitalisasi wisata alam Sumaru Endo di Remboken

Ringkasan Berita:
  • Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), meninjau langsung Wisata Alam Sumaru Endo yang terletak di Desa Leleko.
  • Gubernur YSK datang bersama rombongan untuk melihat secara dekat kondisi kawasan wisata Sumaru Endo pascarevitalisasi.
  • Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulut dalam memastikan pengembangan destinasi wisata.
 

nurulamin.proGubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), meninjau langsung Wisata Alam Sumaru Endo yang terletak di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sabtu (3/1/2026).

Jarak dari Desa Leleko ke Manado Ibu Kota Provinsi Sulut yakni sekitar 37,4 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1 jam 19 menit. 

Sementara jarak ke Tondano Ibu Kota Kabupaten Minahasa adalah sekitar 11,4 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar 21 menit. 

Gubernur YSK datang bersama rombongan untuk melihat secara dekat kondisi kawasan wisata Sumaru Endo pascarevitalisasi. 

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulut dalam memastikan pengembangan destinasi wisata berjalan sesuai dengan perencanaan.

Wisata Alam Sumaru Endo berada di kawasan Danau Tondano dan dikenal sebagai pemandian air panas alami yang memiliki nilai historis serta potensi ekonomi besar bagi masyarakat sekitar. 

Destinasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara berkelanjutan.

Revitalisasi Sumaru Endo dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan kolam pemandian, penataan ulang area bermain anak, renovasi bangunan penunjang, hingga penataan kawasan dengan memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan estetika. 

Penataan tersebut diarahkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkualitas dan ramah bagi wisata keluarga.

Gubernur YSK mengapresiasi hasil revitalisasi yang telah dilakukan.

Ia menilai perubahan yang terjadi sangat signifikan dan memberi dampak positif bagi citra pariwisata daerah.

“Sumaru Endo ini memiliki potensi luar biasa. Selain air panas alaminya, panorama Danau Tondano menjadi kekuatan utama. Revitalisasi ini harus dijaga bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar YSK.

Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak hanya sebatas memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pengelolaan.

“Kita ingin wisata di Sulawesi Utara dikelola secara profesional, bersih, dan aman. Jika pengelolaan baik, wisatawan datang, ekonomi masyarakat pasti bergerak,” tegasnya.

Kini, Sumaru Endo tampil lebih bersih, tertib, dan fungsional, dengan panorama Danau Tondano kembali menjadi daya tarik utama. 

Revitalisasi ini diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Sumaru Endo sebagai salah satu ikon wisata unggulan di Kabupaten Minahasa dan Sulawesi Utara. (Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan