
nurulamin.pro.CO.ID, MEDAN,
– Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegaskan kepada empat pejabat baru agar bekerja lebih cepat dan tepat dalam penanganan bencana hidrometeorologi di provinsi ini, terutama untuk pemulihan pascabencana. Pernyataan ini disampaikan usai melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di Kantor Gubernur Sumut pada Jumat.
Gubernur Bobby menekankan bahwa keempat pejabat ini memiliki peran krusial dalam mengatasi dampak bencana di Sumatera Utara. Salah satu fokus utama adalah percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk pengungsi terdampak banjir dan longsor. Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Provinsi Sumut, yang kini dipimpin oleh Rahmat Hidayat Siregar, bertugas mengawasi proses ini.
Proyek pembangunan huntap sudah dimulai dengan peletakan batu pertama di empat kabupaten/kota, yakni 200 unit di Sibolga, 118 unit di Asrama Haji Pinangsori Tapanuli Tengah, 103 unit di Desa Sibalanga Tapanuli Utara, dan 227 unit di Kebun Karet Hapesong Tapanuli Selatan.
Selain itu, Nurbaiti Harahap yang dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut diharapkan mampu mengatasi dampak perlambatan ekonomi akibat bencana ini. Sementara itu, Illyan Chandra sebagai Kepala Dinas Sosial perlu berkolaborasi dengan Kementerian Sosial, dan Sri Suraiani Purnamawati, Direktur UPTD Khusus RS Jiwa Prof Dr M Ildrem, diharapkan dapat memulihkan mental para korban bencana.
Bobby juga mengingatkan pentingnya kerja kolaboratif yang menjadi tagline "Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju dan Berkelanjutan". Ia menekankan bahwa kolaborasi tidak hanya berarti bekerja bersama tetapi juga memastikan hasil yang maksimal dirasakan oleh masyarakat.
"Tahun 2026 banyak PR yang harus diselesaikan, termasuk penanganan pascabencana. Saya minta tolong maknai kolaborasi itu dengan kecepatan dan ketepatan," ujarnya.
Tantangan Pascabencana yang Menanti
Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan pasca-bencana hidrometeorologi, termasuk kerusakan infrastruktur, hilangnya tempat tinggal bagi ribuan warga, serta dampak psikologis yang tidak bisa diabaikan. Untuk itu, keberadaan pejabat baru diharapkan mampu memberikan solusi yang efektif dan cepat.
Beberapa langkah strategis telah diambil, seperti pembangunan hunian tetap yang akan diberikan kepada para pengungsi. Proses ini tidak hanya tentang konstruksi fisik, tetapi juga memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara layak.
Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan koordinasi antar lembaga dan instansi untuk memastikan semua pihak saling mendukung dalam upaya pemulihan. Hal ini mencakup kolaborasi antara dinas sosial, kesehatan, dan pemerintah daerah setempat.
Peran Penting Pejabat Baru
Setiap pejabat yang dilantik memiliki tugas spesifik yang sesuai dengan bidangnya. Misalnya, Kepala DPMPTSP diharapkan mampu mempercepat investasi dan membangun kembali sektor ekonomi yang terganggu akibat bencana. Sedangkan Kepala Dinas Sosial bertanggung jawab atas pelayanan kesejahteraan sosial, termasuk bantuan darurat dan rehabilitasi psikologis.
Di sisi lain, direktur rumah sakit jiwa memiliki peran penting dalam memastikan bahwa korban bencana mendapatkan dukungan mental yang diperlukan. Ini sangat penting karena trauma akibat bencana bisa berlangsung lama jika tidak ditangani dengan baik.
Visi Masa Depan Sumatera Utara
Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa kolaborasi bukan hanya sekadar kata, tetapi menjadi fondasi utama dalam mencapai visi Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Dalam hal ini, kecepatan dan ketepatan dalam bekerja menjadi kunci sukses.
Tahun 2026 menjadi target penting, di mana banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Dari penanganan pascabencana hingga pembangunan infrastruktur, semua harus dilakukan dengan optimal.
Dengan adanya pejabat baru yang kompeten dan berkomitmen, harapan besar terpasang pada kemampuan mereka dalam menjalankan tugas dengan baik. Masyarakat Sumatera Utara berharap bahwa langkah-langkah ini akan membawa perubahan positif dan mempercepat proses pemulihan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar