Gunung Burni Telong Masih Siaga, Pemkab Bener Meriah Jelaskan Kapan Warga Bisa Kembali

Gunung Burni Telong Masih Siaga, Pemkab Bener Meriah Jelaskan Kapan Warga Bisa Kembali

Status Aktivitas Gunung Burni Telong Masih Berada di Level III (Siaga)

Saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah masih ditetapkan pada Level III (Siaga) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Hal ini menyebabkan kekhawatiran bagi warga yang tinggal di pengungsian, karena mereka mulai bertanya-tanya kapan mereka akan diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Bener Meriah melalui Kepala Pusat Data dan Informasi Posko Bencana, Ilham Abdi menjelaskan terkait prosedur keamanan dan langkah-langkah yang sedang diambil pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk memulangkan warga sepenuhnya bergantung pada rekomendasi teknis dari Badan Geologi.

Selama status masih berada di level Siaga, radius zona bahaya tetap diberlakukan secara ketat. Ilham mengatakan bahwa pihaknya memahami keinginan warga untuk kembali ke rumah dan beraktivitas normal. Namun, keselamatan jiwa adalah prioritas tertinggi.

Ia menambahkan, selama surat rekomendasi dari Badan Geologi belum diterbitkan, warga disarankan untuk tetap berada di titik pengungsian demi alasan keamanan. "Semua tergantung rekomendasi Badan Geologi. Jika status gunung masih Siaga namun sudah dinyatakan aman untuk kembali ke rumah, maka warga akan segera kami pulangkan," jelasnya.

Indikator Pemulangan Warga

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan beberapa indikator utama yang harus dipenuhi sebelum instruksi pemulangan warga dikeluarkan:

  • Penurunan Status: Status aktivitas gunung harus turun dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada) atau Level I (Normal).
  • Rekomendasi Teknis: Adanya surat resmi dari Badan Geologi yang menyatakan zona pemukiman warga sudah aman dari ancaman awan panas maupun guguran lava.

"Selama belum ada rekomendasi dan parameter kegempaan serta aktivitas vulkanik masih fluktuatif, kami meminta warga untuk tetap bersabar di pengungsian," harapnya.

Imbauan bagi Masyarakat

Ilham juga meminta masyarakat agar tidak terpancing oleh isu-isu hoaks yang beredar di media sosial mengenai aktivitas Gunung Burni Telong. Ia mengimbau warga untuk hanya merujuk pada informasi dari saluran resmi.

"Mohon warga memantau informasi hanya dari BPBD, akun resmi Pemkab Bener Meriah, atau aplikasi Magma Indonesia. Kami akan segera menginformasikan secara luas jika situasi sudah dinyatakan aman oleh ahli," pungkasnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan