
nurulamin.pro.CO.ID, CIREBON – Sehari setelah perayaan Natal, kondisi lalu lintas di ruas jalan Tol Cipali terpantau lancar dan melandai. Pada Jumat (26/12/2025), arus lalu lintas kedua arah menunjukkan penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Namun, hujan yang mengguyur ruas jalan tersebut memaksa pengguna kendaraan untuk tetap berhati-hati dan mematuhi batas kecepatan maksimal.
Menurut Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, jumlah kendaraan yang melintas dari Jakarta menuju Cirebon melalui Cikopo tercatat sebanyak 22 ribu unit antara pukul 00.00 WIB hingga 15.00 WIB. Angka ini lebih rendah 51 persen dibandingkan jam yang sama pada hari sebelumnya.
Secara keseluruhan, terdapat 36 ribu kendaraan yang melintas di dua arah, baik dari Jakarta menuju Cirebon maupun sebaliknya. Jumlah tersebut turun 39 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam volume lalu lintas setelah liburan Natal.
Pihak pengelola Tol Cipali mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan optimal sebelum melakukan perjalanan. Mereka juga diminta untuk menjaga kecepatan maksimal 100 km/jam, serta 70 km/jam saat kondisi hujan.
Sebelumnya, pada Kamis (25/12/2025), jumlah kendaraan yang melintas meningkat drastis. Antara pukul 00.00 WIB hingga 13.00 WIB, sekitar 39 ribu kendaraan melintas dari Jakarta menuju Cirebon melalui Cikopo. Angka ini naik sekitar 86 persen dibandingkan waktu yang sama pada hari sebelumnya. Ardam menyebutkan bahwa arus lalu lintas arah Cirebon mengalami peningkatan signifikan selama libur Natal kali ini.
Pada momen libur panjang Natal dan Tahun Baru, Ardam mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kesiapan kendaraan sebelum berkendara. Jika membutuhkan istirahat, pengguna jalan dapat memanfaatkan sembilan rest area, termasuk dua rest area fungsional di ruas Jalan Tol Cipali.
Sebagai alternatif, pengguna jalan juga bisa beristirahat di luar gerbang tol terdekat. Tarif tol akan tetap sama, sehingga tidak ada tambahan biaya apabila pengguna jalan keluar dan masuk kembali.
Selain itu, pengelola Jalan Tol Cipali menerapkan sistem pembayaran tertutup selama libur panjang. Dengan sistem ini, pengguna jalan tol dapat keluar dan masuk kembali tanpa dikenakan tarif tambahan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan fasilitas penunjang di luar jalan tol, seperti:
- Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
- Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
- Tempat istirahat alternatif
Dengan adanya sistem ini, pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan aman, terlepas dari kondisi cuaca atau kebutuhan istirahat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar