Hadirkan Ketenangan, Warga Binaan Lapas Batulicin Buat Kerajinan Lilin Aromaterapi

Hadirkan Ketenangan, Warga Binaan Lapas Batulicin Buat Kerajinan Lilin Aromaterapi

Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi di Lapas Batulicin

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan. Salah satu inisiatif terbaru adalah pelaksanaan kegiatan pembuatan lilin aromaterapi. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang aula Lapas Batulicin dan dipandu langsung oleh Kepala Subseksi Pembinaan, Harry Indrawan beserta staf pembinaan.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat relaksatif tetapi juga edukatif. Para warga binaan diajarkan secara langsung cara membuat lilin aromaterapi. Prosesnya dimulai dari pengenalan alat dan bahan yang digunakan, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan lilin hingga pengemasan produk. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah lilin aromaterapi yang telah selesai dibuat dan dikemas secara menarik, sehingga cocok digunakan sebagai souvenir.

Harry Indrawan, Kasubsi Pembinaan Lapas Batulicin, menjelaskan bahwa keterampilan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan setelah menjalani masa pembinaan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diberikan oleh Lapas Batulicin.

"Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang diberikan Lapas Batulicin, dimana warga binaan akan memiliki keterampilan yang dapat mendukung terciptanya produk unggulan baru dari Lapas Batulicin," ujar Harry.

Melalui kegiatan yang hangat dan interaktif, terapi lilin aromaterapi ini diharapkan mampu memberi dampak positif bagi kondisi psikologis warga binaan serta memperkuat semangat untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih produktif.

Manfaat dan Tujuan Kegiatan

  • Peningkatan Keterampilan: Warga binaan diberikan kesempatan untuk belajar keterampilan baru yang bisa mereka manfaatkan setelah keluar dari Lapas.
  • Pembinaan Kemandirian: Kegiatan ini bertujuan untuk membantu warga binaan menjadi lebih mandiri dan mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomi.
  • Dampak Psikologis Positif: Terapi lilin aromaterapi diharapkan mampu memberikan efek relaksasi dan meningkatkan suasana hati warga binaan.
  • Pengembangan Produk Unggulan: Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menciptakan produk unggulan yang bisa dipasarkan oleh Lapas Batulicin.

Proses Pelaksanaan Kegiatan

  • Pengenalan Alat dan Bahan: Warga binaan diberikan penjelasan mengenai alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi.
  • Praktik Pembuatan Lilin: Setelah pengenalan, warga binaan langsung melakukan praktik pembuatan lilin sesuai dengan panduan yang diberikan.
  • Pengemasan: Lilin yang telah selesai dibuat dikemas dengan desain yang menarik agar cocok sebagai souvenir atau produk yang bisa dipasarkan.

Harapan Masa Depan

Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada warga binaan secara langsung, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Lapas Batulicin dalam memberikan pembinaan yang lebih holistik. Dengan adanya keterampilan baru, warga binaan diharapkan mampu membangun kembali kehidupan mereka dengan lebih baik setelah menjalani masa pembinaan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan