Hanya Rp 1, Keliling Jakarta Naik MRT, LRT, dan Busway


Liburan sekolah dan tahun baru menjadi momen yang sangat dinantikan oleh banyak keluarga, terutama untuk menghabiskan waktu bersama anak-anak. Salah satu rencana yang menarik adalah mengajak anak-anak naik transportasi umum secara gratis. Tahun ini, ada informasi menarik bahwa MRT, LRT, dan Busway Jakarta bisa digunakan secara gratis selama dua hari, yaitu dari 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Ini menjadi kesempatan emas untuk mengajarkan anak-anak tentang transportasi umum sekaligus memperkenalkan berbagai moda transportasi di Jakarta.

Persiapan dan Keberangkatan

Tanpa pikir panjang, aku langsung memutuskan untuk membawa Si Sulung dan Si Bungsu ke Jakarta. Apalagi Si Bungsu sangat antusias dengan transportasi umum seperti kereta dan bus. Ia bahkan senang bercerita tentang pengalamannya naik kereta saat liburan lalu.

Kami berangkat pagi-pagi dari Stasiun Cikarang pukul 08.00. Tiba di stasiun, kami langsung kaget karena sangat ramai. Rupanya, tidak hanya kami yang memanfaatkan libur tahun baru, tetapi juga banyak warga lainnya yang ingin pergi ke Jakarta. Kepadatan membuat antrian di loket tiket cukup panjang. Namun untungnya, aku selalu membawa kartu e-money, meskipun jarang menggunakan KRL. Kartu e-money sangat penting bagi warga Jabodetabek, terutama ketika sedang bepergian ke kota besar.

Perjalanan Menuju Jakarta

Perjalanan kali ini dimulai dengan naik KRL dari Cikarang ke Kampung Bandan. Jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 15 menit. Selain itu, Si Bungsu masih asyik minum susu melon, sehingga tidak terlalu merepotkan. Setelah tiba di Sudirman, kami melanjutkan perjalanan dengan MRT ke Senayan. Dari Senayan, kami naik Busway tingkat gratis sebagai bagian dari pengalaman liburan.

Sambil menunggu, aku menjelaskan kepada anak-anak tentang berbagai moda transportasi yang ada di Jakarta, seperti KRL, MRT, LRT, dan Busway. Anak-anak tampak antusias dan senang-senang saja. Bahkan Si Bungsu lebih bahagia ketika melihat bus biru dan berteriak "Ada Bus Tayo!" sambil mencari teman-teman Tayo yang lain. Bahagia anak kecil memang sederhana, hanya butuh sesuatu yang menarik perhatian mereka.

Tarif Transportasi Umum Gratis?

Meski ada informasi bahwa MRT, LRT, dan Busway gratis, aku sempat ragu. Tapi setelah mencoba tap kartu e-money di MRT Dukuh Atas, terlihat tarif perjalanannya hanya Rp 1. Aku masih belum yakin, tapi saat sampai di MRT Istora Mandiri, ternyata biayanya tetap Rp 1. Ini sama artinya dengan gratis, ya. Akhirnya, perjalanan kami semakin menyenangkan karena bisa keliling Jakarta tanpa merasa boros.

Kelebihan Transportasi Umum di Jakarta

Yang aku suka dari Jakarta adalah adanya berbagai pilihan moda transportasi yang saling terkoneksi. Mulai dari KRL, MRT, LRT, hingga Busway. Semua ini membuat perjalanan lebih mudah dan ekonomis. Berbeda dengan kota tempat tinggal kami, Planet Cikarang, di mana tarif angkot sering membuat orang merasa khawatir. Belum lagi, jika harus naik KRL dari Lippo ke Stasiun Cikarang, perjalanannya memakan waktu sekitar 1 jam. Itu terasa tidak worth it karena justru membuat kantong terasa kosong.

Namun, pada momen liburan seperti ini, ada promo yang bisa dimanfaatkan. Misalnya, gratisnya transportasi umum selama dua hari. Ini sangat membantu, karena uang yang biasanya digunakan untuk transportasi bisa dialihkan ke hal-hal lain, seperti makan atau minum. Terlebih, cuaca Jakarta yang panas membuat tenggorokan cepat kering. Jadi, bisa dibilang, liburan kali ini sangat menyenangkan dan bermanfaat.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan