Harga emas Antam anjlok di Tasikmalaya dan Sumedang hari ini, 3 Januari 2026

Harga emas Antam anjlok di Tasikmalaya dan Sumedang hari ini, 3 Januari 2026

Pergerakan Harga Emas Antam pada Tanggal 3 Januari 2026

Harga emas batangan Antam kembali mengalami penurunan pada hari Sabtu, 3 Januari 2026. Harga emas 24 karat turun sebesar Rp 16.000 per gram menjadi Rp 2.488.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat naik cukup tinggi.

Berdasarkan data dari Logam Mulia Antam, harga emas untuk berbagai ukuran juga telah dirilis. Untuk emas dengan ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp 1.294.000, sedangkan emas dengan ukuran 10 gram dibanderol Rp 24.375.000. Sementara itu, emas dengan berat 1 kilogram atau 1.000 gram ditawarkan dengan harga Rp 2.428.600.000.

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di kisaran antara Rp 2.488.000 hingga Rp 2.596.000 per gram. Meskipun terjadi fluktuasi, secara bulanan harga emas masih menunjukkan tren penguatan. Dalam satu bulan terakhir, harga emas Antam berada dalam rentang antara Rp 2.403.000 hingga Rp 2.605.000 per gram.

Selain itu, harga buyback emas juga turun sebesar Rp 17.000 per gram menjadi Rp 2.346.000 per gram. Harga buyback adalah harga yang diberikan oleh Antam ketika Anda ingin menjual emas batangan.

Berikut daftar lengkap harga emas Antam pada hari Sabtu, 3 Januari 2026:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.294.000
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.488.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 4.916.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 7.349.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 12.215.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 24.375.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 60.812.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 121.545.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 243.012.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 607.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.214.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.428.600.000

Harga emas dinilai masih memiliki peluang untuk kembali menguat hingga akhir tahun. Mengacu pada data Logam Mulia Antam, harga emas pada hari Kamis, 25 Desember 2025, tercatat sebesar Rp 2.576.000 per gram, turun Rp 14.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Menurut pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, harga emas global hingga akhir tahun berpotensi bergerak ke level US$ 4.550 per troy ons. Di pasar domestik, harga emas diperkirakan dapat menembus kisaran antara Rp 2.650.000 hingga Rp 2.700.000 per gram.

“Pada akhir tahun 2025, harga emas berpeluang berada di rentang Rp 2.650.000 sampai Rp 2.700.000 per gram,” ujar Ibrahim dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa pergerakan harga emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, baik global maupun domestik, seperti situasi geopolitik, dinamika politik Amerika Serikat, kebijakan bank sentral AS, perang dagang, serta keseimbangan antara pasokan dan permintaan.

Menurutnya, faktor geopolitik menjadi salah satu sentimen utama yang menarik perhatian pasar. Ketegangan tidak hanya terjadi di Timur Tengah dan Eropa, tetapi juga meluas ke Amerika Latin serta kawasan Laut Asia Timur, sehingga turut mendorong minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Perkembangan Harga Emas di Wilayah Tasikmalaya dan Sumedang

Pemantauan terhadap harga emas di wilayah Tasikmalaya dan Sumedang menunjukkan bahwa harga emas Antam 24 karat turun sebesar Rp 16.000 per gram menjadi Rp 2.488.000 per gram. Hal ini mencerminkan tren penurunan yang terjadi di pasar emas nasional.

Sementara itu, harga emas dalam berbagai ukuran tetap stabil. Emas ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp 1.294.000, sementara emas 10 gram dibanderol Rp 24.375.000. Harga emas 1 kilogram mencapai Rp 2.428.600.000.

Pengamat ekonomi memprediksi bahwa harga emas akan terus bergerak mengikuti perkembangan pasar global dan kondisi domestik. Faktor-faktor seperti inflasi, suku bunga, dan stabilitas politik akan berdampak langsung terhadap harga emas di masa mendatang.

Prediksi Harga Emas untuk Akhir Tahun

Dalam prediksi jangka pendek, harga emas Antam diperkirakan akan berada dalam kisaran Rp 2.488.000 hingga Rp 2.596.000 per gram. Namun, jika ada perubahan signifikan dalam kondisi geopolitik atau kebijakan moneter, harga emas bisa bergerak lebih cepat.

Pengamat ekonomi menyebutkan bahwa emas akan tetap menjadi pilihan investasi yang aman, terutama dalam situasi ketidakpastian ekonomi global. Dengan demikian, harga emas diharapkan tetap stabil atau bahkan menguat di akhir tahun 2026.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan