
nurulamin.pro Memasuki hari ketiga tahun baru 2026, harga emas Antam Logam Mulia di Butik Antam Medan mengalami penurunan tajam. Kondisi ini tercatat pada Sabtu, 3 Januari 2026, dan langsung menarik perhatian para investor.
Penurunan harga emas Antam kali ini mencapai Rp16.000 per gram. Koreksi harga tersebut membuat nilai emas kembali melemah setelah sebelumnya sempat berada di level tinggi.
Beberapa pekan lalu, harga emas Antam diketahui sempat menyentuh angka Rp2,6 juta per gram. Namun tren tersebut tidak bertahan lama dan kini mengalami koreksi signifikan.
Dengan penurunan tersebut, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.488.000 per gram. Angka ini menjadi acuan harga terbaru di Butik Antam Medan.
Apabila dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen, maka harga emas Antam 1 gram dibanderol Rp2.494.220 per gram. Pajak ini berlaku bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP.
Sementara itu, emas Antam dengan ukuran terkecil yakni 0,5 gram saat ini dijual dengan harga Rp1.294.000. Harga ini juga ikut menyesuaikan dengan tren penurunan emas global.
Di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam turut mengalami penyesuaian. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di angka Rp2.346.000 per gram.
Kondisi harga yang melemah ini dinilai menjadi momentum menarik bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas. Banyak pihak menilai saat harga turun, pembelian emas justru lebih menguntungkan untuk jangka panjang.
Berikut daftar harga emas Antam terbaru di Butik Antam Medan per Sabtu, 3 Januari 2026:
0,5 gram: Rp1.294.000
1 gram: Rp2.488.000
2 gram: Rp4.926.000
3 gram: Rp7.371.000
Untuk ukuran yang lebih besar, harga emas Antam tercatat sebagai berikut:
5 gram: Rp12.255.000
10 gram: Rp24.430.000
25 gram: Rp60.910.000
50 gram: Rp121.655.000
Adapun harga emas Antam ukuran besar lainnya meliputi:
100 gram: Rp243.160.000
250 gram: Rp607.590.000
500 gram: Rp1.214.900.000
1.000 gram: Rp2.428.600.000
Perlu diketahui, harga emas Antam di Butik Medan berbeda dengan harga di Butik Logam Mulia Jakarta seperti Pulo Gadung, Menara Ravindo, Mal Ambassador, dan Gedung Antam.
Perbedaan harga tersebut disebabkan oleh biaya distribusi dan asuransi pengiriman emas dari Jakarta ke Medan, sehingga memengaruhi harga jual di daerah.***
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar