Harga pasar Jay Idzes melampaui tim Thailand dan Malaysia

Jay Idzes, Pemain Termahal ASEAN yang Mengukir Prestasi di Serie A

Jay Idzes, kapten tim nasional Indonesia, kini menjadi perhatian utama dalam dunia sepak bola Asia Tenggara. Nilai pasar pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini terus meningkat pesat, bahkan melampaui total nilai sejumlah tim nasional besar di kawasan tersebut.

Konsistensi penampilannya bersama Sassuolo di Liga Italia Serie A menjadi faktor utama yang mendongkrak harga jual sang bek tengah. Sejak musim lalu, Idzes tampil reguler bersama klub asal Italia, dan kini ia menjadi pilihan utama di lini belakang. Performa stabilnya menarik perhatian banyak pihak, termasuk klub-klub besar seperti AC Milan dan Inter Milan.

Transfermarkt mencatat bahwa nilai pasar Jay Idzes kini menembus angka 10 juta euro atau sekitar Rp 197,5 miliar. Kenaikan ini sangat signifikan sepanjang tahun 2025. Pada Maret, nilai Idzes masih berada di angka 5 juta euro, lalu meningkat menjadi 7,5 juta euro pada Juni, bertepatan dengan rumor kepindahannya ke Sassuolo.

Lonjakan tajam ini menjadi penanda penting sejak Idzes benar-benar mengukuhkan diri di Serie A. Dulu, saat pertama kali direkrut Venezia pada Januari 2023, nilai pasarnya hanya menyentuh 600 ribu euro. Kini, angka tersebut melonjak berkali-kali lipat.

Jay Idzes Jadi Pemain Termahal ASEAN

Nilai pasar Jay Idzes kini bahkan melampaui total nilai sejumlah tim nasional besar Asia Tenggara. Misalnya, Timnas Malaysia hanya memiliki nilai pasar sekitar Rp 134,71 miliar, disusul Vietnam dengan Rp 108,64 miliar. Thailand, yang memiliki peringkat FIFA tertinggi di kawasan, juga masih berada di bawah Idzes, dengan nilai pasar tim sekitar Rp 157,74 miliar.

Fakta ini menegaskan posisi Idzes sebagai pemain dengan valuasi tertinggi di Asia Tenggara saat ini. Di level klub, Idzes menjadi pilar utama Sassuolo di sektor bek tengah. Ia berduet dengan Tarek Muharemovic di jantung pertahanan, kombinasi yang berkontribusi langsung pada enam kemenangan Sassuolo di Serie A.

Dengan usia yang masih produktif dan performa yang terus menanjak, peluang kenaikan nilai pasar Jay Idzes dinilai masih terbuka lebar. Nilai 10 juta euro bukan hanya menempatkannya sebagai aset berharga Sassuolo, tetapi juga mengukuhkan statusnya sebagai pemain termahal yang pernah dimiliki Asia Tenggara.

Masuk Lima Besar Bek Tengah Termahal Asia

Jay Idzes juga menegaskan posisinya sebagai salah satu bek tengah termahal di Asia setelah nilai pasarnya melonjak ke angka 10 juta euro atau sekitar Rp 197,2 miliar. Bek Timnas Indonesia itu menempati peringkat kelima Asia, sejajar dengan Tsuyoshi Watanabe (Jepang/Feyenoord), meski sedikit di bawah dalam daftar Transfermarkt.

Kenaikan nilai tersebut terjadi usai kepindahannya dari Venezia ke Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 dengan nilai transfer 8 juta euro. Performa konsisten Jay Idzes di Serie A 2025–2026, termasuk kontribusi krusial di lini belakang Sassuolo dengan catatan empat clean sheet, mengangkat reputasinya di level Asia.

Capaian tersebut membuat namanya sejajar dengan bek-bek top benua ini seperti Abdukodir Khusanov (Uzbekistan/Manchester City), Kim Min-jae (Korea Selatan/Bayern Muenchen), dan Hiroki Ito (Jepang/Bayern Muenchen), sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu aset paling bernilai di kawasan.

Daftar Lengkap 5 Bek Tengah Termahal Asia

  • Abdukodir Khusanov – 35 juta euro (Rp 690 miliar)
  • Kim Min-jae – 25 juta euro (Rp 493 miliar)
  • Hiroki Ito – 18 juta euro (Rp 355 miliar)
  • Tsuyoshi Watanabe – 10 juta euro (Rp 197,2 miliar)
  • Jay Idzes – 10 juta euro (Rp 197,2 miliar)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan