Hari Kedua Pencarian, 3 Santriwati Hanyut di Sungai Lusi Blora Ditemukan Tewas

Hari Kedua Pencarian, 3 Santriwati Hanyut di Sungai Lusi Blora Ditemukan Tewas

Tiga Santriwati yang Hilang di Sungai Lusi Blora Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga santriwati yang hilang di Sungai Lusi, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Jumat siang. Ketiganya ditemukan di lokasi dan waktu yang berbeda setelah dilakukan pencarian selama dua hari.

Sebelumnya, delapan santriwati dari Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tahfidzul Quran Al Maa'uun Blora dilaporkan hanyut tenggelam di Sungai Lusi, Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan Blora, pada Kamis pagi. Saat kejadian, tiga santri berhasil diselamatkan. Mereka adalah AG, RAM asal Randublatung, dan FAA asal Kedungjenar, Blora.

Sementara itu, dua santriwati ditemukan meninggal dunia, yaitu NAS (16) asal Kunduran dan NC (15) asal Jepon. Di hari pertama pencarian, tiga santriwati lainnya belum juga ditemukan. Mereka adalah SR (14) asal Tunjungan, AFR (13) asalah Tunjungan, dan CPM (16) asal Todanan.

Pencarian terhadap ketiga santriwati tersebut dilanjutkan oleh tim SAR gabungan pada hari ini. Berikut adalah detail penemuan jenazah masing-masing korban:

  • CPM (16)
    Jenazah CPM dievakuasi pukul 13.25 WIB.
    Lokasi penemuan berjarak 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.
    Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk disucikan dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga.
    Menurut informasi, jenazah CPM ditemukan paling jauh dari lokasi kejadian.
    Saat ditemukan, posisi tangannya seperti sedang melambai.
    Diduga, korban sempat melambaikan tangan meminta pertolongan saat tenggelam.

  • SR (14)
    Jenazah SR ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB.
    Lokasi penemuan berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian.
    Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah sakit dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.

  • AFR (13)
    Jenazah AFR ditemukan sekitar pukul 14.45 WIB.
    Lokasi penemuan berjarak 1,2 kilometer dari lokasi kejadian.
    Jenazah juga dibawa ke rumah sakit dan diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Dengan ditemukannya seluruh jenazah santriwati tersebut, operasi pencarian dihentikan. Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, menyampaikan doa agar semua almarhumah mendapatkan husnul khatimah.

Informasi Terkait Operasi Pencarian

Selama operasi pencarian, tim SAR gabungan bekerja keras untuk menemukan para santriwati yang hilang. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan hati-hati agar jenazah tidak mengalami kerusakan lebih lanjut. Setiap jenazah yang ditemukan langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses penyucian sebelum diserahkan kepada keluarga.


Peta lokasi kejadian dan titik penemuan jenazah.


Tim SAR sedang melakukan pencarian di sepanjang sungai.


Proses penyucian jenazah di rumah sakit.

Keluarga korban tampak sangat berduka atas kehilangan mereka. Mereka mengucapkan terima kasih kepada tim SAR yang telah bekerja keras dalam operasi pencarian. Selain itu, pihak sekolah juga menyampaikan rasa belasungkawa dan dukungan kepada keluarga korban.

Kesimpulan

Peristiwa hilangnya tiga santriwati di Sungai Lusi Blora menjadi duka bagi masyarakat setempat dan keluarga korban. Dengan ditemukannya seluruh jenazah, operasi pencarian resmi dihentikan. Semoga para korban diterima di sisi Tuhan dengan tempat yang terbaik.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan