
Pemprov Lampung Lakukan Sidak di Hari Pertama Kerja Tahun 2026
Pemerintah Provinsi Lampung langsung memulai tahun 2026 dengan langkah tegas. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pusat layanan publik, Jumat (2/1/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan disiplin aparatur sipil negara (ASN) tetap terjaga dan pelayanan publik berjalan optimal sejak awal tahun.
Sidak dilakukan secara serentak oleh tiga tim yang dipimpin oleh pejabat tinggi di lingkungan Pemprov Lampung. Tim pertama dipimpin langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, tim kedua oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, serta tim ketiga oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Sulpakar.
Gubernur menegaskan bahwa sidak merupakan komitmen Pemprov Lampung dalam menegakkan aturan disiplin ASN sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.
“Sidak ini untuk memastikan disiplin ASN benar-benar dijalankan dan kinerja perangkat daerah berjalan sesuai tugas dan fungsinya,” ujar Gubernur saat meninjau OPD dan biro di lingkungan Setda Provinsi Lampung.
Peninjauan RSUD Abdul Moeloek
Tidak hanya kantor pemerintahan, Gubernur juga menyidak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek (RSUDAM), sebagai rumah sakit rujukan utama di Lampung. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak boleh kendur meski di awal tahun.
“Semua rujukan terakhir dari kabupaten dan kota itu ke Abdul Moeloek. Tidak ada rumah sakit lain lagi, sehingga pelayanannya harus tetap optimal,” tegasnya.
Gubernur mengakui bahwa RSUDAM saat ini menghadapi persoalan kelebihan kapasitas. Karena itu, Pemprov Lampung mendorong peningkatan fasilitas dan layanan, termasuk pengembangan teknologi medis.
“Saya sudah minta Pak Sekda mendukung penuh kebutuhan RSUDAM. Tahun 2026 ini, RSUD Abdul Moeloek akan memiliki fasilitas LASIK dan menjadi rumah sakit pertama di wilayah Sumbagsel yang menyediakan layanan tersebut,” kata Gubernur.
Dalam sidak tersebut, Gubernur meninjau Instalasi Farmasi, poliklinik umum, IGD, hingga ruang rawat inap bedah. Ia juga menyempatkan berdialog dengan pasien.
Salah satu pasien, Sutrisno (62), warga Gunung Sugih, Lampung Tengah, mengaku puas dengan pelayanan RSUDAM.
“Saya kemoterapi tulang sudah tiga tahun pakai BPJS. Alhamdulillah pelayanannya sangat baik,” ujarnya.
Hasil Sidak di 15 OPD
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi Irsan menyampaikan hasil sidak di 15 OPD menunjukkan tingkat kehadiran ASN tergolong baik, meski masih perlu pembinaan.
“Kesadaran sudah cukup, tapi tetap perlu dukungan dan pembinaan bagi yang belum maksimal,” jelasnya.
Asisten Administrasi Umum Sulpakar menambahkan bahwa sidak bertujuan memastikan pelayanan masyarakat tidak terganggu. Menurutnya, disiplin ASN menjadi fondasi utama pemerintahan yang profesional.
“Disiplin dan tanggung jawab adalah kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani,” pungkasnya.
Fokus pada Peningkatan Layanan Publik
Selain sidak di kantor-kantor pemerintahan dan rumah sakit, Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan layanan publik. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa nyaman dan percaya terhadap pemerintahan Provinsi Lampung.
Pemprov Lampung juga berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur, baik di bidang kesehatan maupun pelayanan administratif. Dengan demikian, pemerintahan dapat lebih efektif dalam menjalankan tugasnya.
[GAMBAR-0]
[GAMBAR-1]
[GAMBAR-2]
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar