Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, Bantu Warga yang Hilang Kontak Akibat Banjir
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, turun langsung membantu seorang pria yang berjalan kaki puluhan kilometer demi mencari istri dan dua anaknya yang hilang kontak akibat bencana banjir. Peristiwa ini menunjukkan kepedulian dan komitmen Bupati Masinton dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak bencana.
Ebyn Hutauruk, warga asal Tukka, Tapanuli Tengah, rela berjalan kaki selama dua hari, siang dan malam, melalui medan berat berupa lumpur dan longsoran, dari lokasi asalnya menuju Kecamatan Tukka, Tapteng. Dengan langkah kaki tanpa alas dan hanya membawa ransel sederhana, serta celana penuh lumpur dan mata sembab, Ebyn tak kuasa menahan tangis saat memohon bantuan kepada Bupati Masinton Pasaribu pada Jumat (28/11/2025).
"Saya di Tukka, kampung rambutan. Marga Hutauruk, istri saya boru Sibuea," ungkap Hutauruk sembari menangis. Perasaan kalut dan cemas selalu menghantui Ebyn memikirkan nasib istri dan anaknya. "Istri saya gendong anak. Udah dua hari tidak ketemu," kata Hutauruk sembari berurai air mata.
Langsung bertindak, Bupati Masinton meminta timnya untuk membantu Ebyn Hutauruk. Ia meminta Hutauruk agar mencari anak istrinya di pengungsian yang telah disiapkan. "Nanti ke pengungsian aja nanti ditanya di gor dulu, koordinasi di sana biar dibantu. Sabar ya," kata Masinton.
Setelah mendapat pertolongan dari Bupati Masinton Pasaribu, upaya Ebyn mencari keberadaan istri dan anaknya membuahkan hasil. Dalam unggahan terbaru sebuah akun di media sosial, Hutauruk kabarnya sudah berhasil bertemu dengan anak istri. Terlihat di foto terbarunya, Hutauruk semringah berpose sembari menggendong anak laki-lakinya. Hutauruk yang mengenakan kaos hijau tampak ceria berfoto bersama keluarganya.
Bukan cuma foto, ada juga video yang memperlihatkan Hutauruk video call dengan keluarganya. Sambil menangis, Hutauruk mengucap rasa syukur atas pertolongan Tuhan. "Tiga hari kau jalan, Tuhan, tiga hari kau jalan," ujar keluarga Hutauruk. "Luar biasa berkat Tuhan buat keluar abang Hutauruk," kata keluarganya.

Harta Kekayaan Bupati Tapanuli Tengah
Masinton Pasaribu tercatat memiliki total harta sebesar Rp 5,3 miliar. Hartanya itu terdaftar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Masinton terakhir kali melaporkan hartanya di LHKPN KPK pada 25 Maret 2024 untuk periodik 2023.
Harta terbanyak Masinton berasal dari tanah dan bangunan yang ia miliki di wilayah Jakarta Timur, senilai Rp 4.000.000.000. Berikut adalah daftar harta kekayaan Masinton Pasaribu:
DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 4.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 74 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 1.500.000.000
- Tanah Seluas 380 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 2.500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 497.000.000
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER JEEP Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp. 250.000.000
- MOBIL, DAIHATSU XENIA MINIBUS Tahun 2009, HASIL SENDIRI Rp. 80.000.000
- MOBIL, TOYOTA YARIS MINIBUS Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 150.000.000
- MOTOR, YAMAHA NMAX MATIC Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 17.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp.---
D. SURAT BERHARGA Rp.---
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.310.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp.---
Sub Total Rp. 5.807.000.000
III. HUTANG Rp. 500.000.000
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 5.307.000.000
Kiprah Politik dan Keberhasilan Masinton Pasaribu
Masinton Pasaribu merupakan politisi di Sibolga, Sumatra Utara, lahir pada 11 Februari 1971. Nama Masinton Pasaribu sudah tidak asing di dunia politik. Pria berusia 54 tahun itu berhasil menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014-2019 dan 2019-2024. Ia juga dipercaya untuk memimpin Kabupaten Tapanuli Tengah Periode 2025-2030.
Masinton didampingi oleh Mahmud Efendi Lubis sebagai Wakil Bupati, berhasil terpilih dalam Pilkada 2024. Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Masinton lebih dulu menjadi aktivis pergerakan pro demokrasi. Ia bersama Budiman Sudjatmiko, Beathor Suryadi, dan lainnya, meneruskan pergerakan dan perjuangannya melalui partai politik PDI Perjuangan dengan membentuk Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM). REPDEM kemudian berfungsi sebagai organisasi sayap dari PDIP.

Situasi Bencana Banjir di Tapanuli Tengah
Di tengah duka dan kerusakan parah akibat banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Bupati Masinton Pasaribu terus berusaha menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Diungkap Masinton, wilayah Tapteng yang terkena banjir bandang hingga kini belum pulih kondisinya. Delapan hari diterjang banjir dan tanah longsir, wilayah Tapanuli Tengah masih minim bantuan.
Kata Masinton, listrik di wilayahnya belum menyala serta warga banyak yang terisolir. Parahnya, warga banyak yang kelaparan sehingga terpaksa mengganjal perut dengan buah durian yang ada di pohon. "Hari ke 8 (delapan) bencana banjir bandang dan longsor Tapanuli Tengah, listrik belum menyala. Stok beras menipis, antrian panjang di pom bensin, stok gas elpiji menipis. Beberapa desa masih terisolir belum dapat ditembus via darat. Jenazah tertimbun longsor di beberapa desa belum dapat dievakuasi. Bahkan masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dengan makan durian," ungkap Masinton.
Bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menelan ratusan korban, sementara ribuan warga kehilangan rumah dan harta benda. Kondisi ini membuat kebutuhan bantuan darurat seperti makanan, selimut, obat-obatan, dan tempat pengungsian layak masih sangat mendesak.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar