Hasil Bulu Tangkis SEA Games 2025: Chia/Soh Mengatasi Leo/Bagas dalam Sepenggal Pertandingan


Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, tidak mampu menunjukkan performa terbaiknya saat tampil di babak semifinal bulu tangkis perorangan SEA Games 2025. Pasangan yang menjadi finalis All England Open 2025 ini kalah telak dari unggulan pertama asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dalam pertandingan yang berlangsung di Thammasat University Rangsit Gymnasium, Pathum Thani, Thailand, pada Sabtu (13/12/2025).

Pertandingan yang berlangsung hanya dua gim ini berakhir dengan skor 10-21 dan 12-21 untuk kemenangan pasangan Malaysia. Meskipun berusaha memperbaiki permainan, Leo/Bagas tidak bisa mengimbangi dominasi lawan sepanjang laga.

Jalannya Pertandingan

Awal pertandingan langsung menunjukkan ketangguhan Chia/Soh. Leo/Bagas tertinggal empat angka pada awal laga dengan skor 1-5. Pasangan Malaysia tampil agresif dengan serangan-serangan yang cepat dan efektif, sehingga memperlebar jarak menjadi enam angka pada skor 9-3.

Leo/Bagas tidak bisa membalas hingga jeda interval setelah bola-bola lawan dengan mudah menembus pertahanan mereka. Skor menjadi 3-11 di akhir gim pertama. Di babak kedua, Chia/Soh melanjutkan permainan dengan serangan cepat di depan net, memperlebar keunggulan menjadi 12-3.

Meski Leo berhasil memperkecil jarak dengan smes jarak dekat, Chia/Soh tetap menguasai permainan. Serangan bertubi-tubi ganda Indonesia akhirnya berhasil menembus solidnya pertahanan lawan, namun hal itu tidak cukup untuk mengubah situasi.

Chia/Soh terus memimpin dengan skor 19-10. Pada akhir gim pertama, mereka memenangkan game point dengan selisih 10 poin. Dorongan bola dari Bagas yang terlalu memanjang menjadi penentu kemenangan Chia/Soh dalam gim pertama yang berlangsung selama 16 menit.

Gimm Kedua

Di gim kedua, Leo/Bagas kembali tertinggal dengan jarak dua hingga tiga poin. Kesalahan yang tidak perlu dilakukan oleh Leo saat smes melebar jauh menyebabkan mereka tertinggal empat angka pada skor 5-9.

Smes Soh Wooi Yik yang mengarah ke area kosong membuat Leo/Bagas tertinggal lima poin saat memasuki interval gim kedua. Setelah jeda, Leo/Bagas terus mendapatkan gempuran yang membuat mereka kesulitan untuk mengembalikan keadaan.

Chia/Soh semakin dekat dalam menjaga asa Malaysia meraih medali emas pada ganda putra setelah unggul dengan skor 17-10. Leo/Bagas akhirnya kandas hanya dalam waktu 33 menit.

Evaluasi Performa

Pertandingan ini menunjukkan bahwa Leo/Bagas masih butuh banyak perbaikan dalam menghadapi lawan-lawan kuat seperti Chia/Soh. Kesalahan-kesalahan yang terjadi di beberapa momen penting membuat mereka kalah telak.

Dari segi strategi, pasangan Malaysia tampil lebih stabil dan mampu mengendalikan ritme permainan. Sementara itu, Leo/Bagas tampak kesulitan dalam menghadapi serangan cepat dan agresif dari lawan.

Ini menjadi pelajaran berharga bagi ganda putra Indonesia untuk mempersiapkan diri lebih baik di ajang-ajang bergengsi berikutnya. Dengan persiapan yang matang dan latihan intensif, harapan untuk meraih prestasi gemilang di masa depan tetap terbuka lebar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan