Hati-hati ada lubang hampir sedalam 1 meter di jalan Syaranamual-Ambon

Hati-hati ada lubang hampir sedalam 1 meter di jalan Syaranamual-Ambon
Ringkasan Berita:
  • Sebuah lubang besar hampir sedalam satu meter dibiarkan menganga di Jalan Syaranamual, Kate-kate, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Minggu (4/1/2026).
  • Jalan berstatus nasional itu menjadi jalur utama aktivitas warga dan kendaraan lintas wilayah. 
  • Lubang dengan lebar sekitar 40 sentimeter tersebut berada ditengah lajur kendaraan, sehingga sulit dihindari pengendara. 
  • Aspal di sekitarnya tampak retak dan terkelupas, mengindikasikan kerusakan sudah terjadi cukup lama tanpa perbaikan berarti. 
 

Laporan Wartawan nurulamin, Maula M Pelu

AMBON, nurulaminSebuah lubang besar hampir sedalam satu meter dibiarkan menganga di Jalan Syaranamual, Kate-kate, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Minggu (4/1/2026).

Jalan berstatus nasional itu menjadi jalur utama aktivitas warga dan kendaraan lintas wilayah. 

Lubang dengan lebar sekitar 40 sentimeter tersebut berada ditengah lajur kendaraan, sehingga sulit dihindari pengendara. 

Aspal di sekitarnya tampak retak dan terkelupas, mengindikasikan kerusakan sudah terjadi cukup lama tanpa perbaikan berarti. 

Sebagai langkah darurat, warga memasang karung bekas yang ditancap ranting dan dedaunan di dalam lubang. 

Walaupun untuk meminimalisir kecelakaan, warga menyebutkan bahwa penanda ini dinilai kurang efektif, terutama pada malam hari atau saat hujan. 

Ditemui warga setempat, Nurmia, mengungkapkan lubang itu telah memakan korban. 

Menurut dia, beberapa pengendara terjatuh saat melintas pada malam sebelumnya. 

“Tadi malam paling banyak motor-motor yang jatuh,” katanya, saat ditemui nurulamin.

Dinilai kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan, terlebih karena lokasi berada di jalur nasional dengan lalu lintas padat. 

Diharapkan pemerintah dan instansi terkait segera turun tangan sebelum terjadi kecelakaan yang cukup serius, ataupun kondisi lubang yang semakin melebar. 

Mengingat selain volume berkendara yang cukup tinggi, wilayah itu sangat masif dilalui mobil-mobil bermuatan konteiner besar saat malam hari. (*)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan