Heboh! Benjamin Mora Akan Bergabung dengan Persebaya Surabaya? Mantan Pelatih JDT Ini Ikuti Akun Res

Persebaya Surabaya Kini Jadi Target Benjamin Mora

Persaingan dalam memilih pelatih baru untuk Persebaya Surabaya semakin menarik. Setelah Pep Munoz, pelatih asal Spanyol yang pernah menghabiskan waktu di Barcelona FC, diketahui menfollow akun resmi @officialpersebaya, kandidat lain juga menunjukkan ketertarikan. Salah satu nama yang muncul adalah Benjamin Mora, pelatih asal Meksiko yang belakangan menjadi sorotan.

Benjamin Mora tidak hanya menfollow akun klub Persebaya, tetapi juga akun @persebayastore. Tindakan ini menunjukkan bahwa pelatih berusia 46 tahun tersebut sedang mengamati perkembangan Bajol Ijo secara aktif. Sebelumnya, ia juga diketahui telah meninggalkan klub Quretaro FC di Liga Mexico setelah kontraknya berakhir. Hal ini terungkap dari unggahannya pada 18 November 2025, di mana ia menulis “Gracias Queretaro,” sebagai tanda berakhirnya hubungan kerja sama.

Dengan status sebagai free agent, Benjamin Mora menjadi peluang besar bagi Persebaya Surabaya untuk merekrutnya. Manajemen klub hanya perlu menawarkan kontrak dan gaji yang menarik kepada pelatih berlisensi Pro-UEFA tersebut.

Era Keemasan Benjamin Mora

Lahir pada 25 Juni 1979, Benjamin Mora memiliki latar belakang pendidikan kepelatihan yang sangat kuat. Ia berhasil meraih Lisensi Pro UEFA pada 19 Februari 2018, yang menegaskan kemampuannya di level internasional. Filosofi permainannya cenderung menggunakan formasi 4-3-3 dengan penekanan pada intensitas kerja, penguasaan bola, serta transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Perjalanan kepelatihannya dimulai di Meksiko, di mana ia mengawali kariernya bersama Atlético Chiapas pada 2013. Pengalamannya sebagai manajer di usia muda membentuk kepemimpinannya. Selanjutnya, ia sempat menjadi asisten pelatih di Cafetaleros selama enam bulan pada 2015, memberinya perspektif manajerial yang berbeda.

Titik balik karier Mora terjadi saat ia melatih Johor Darul Ta’zim II (JDT II) di Malaysia pada 2015–2016. Di sana, ia dikenal karena disiplin dan visi permainan menyerangnya. Puncak kejayaannya terjadi saat ia menukangi tim utama JDT dari 2018 hingga 2022. Selama empat tahun itu, ia menjadi arsitek dominasi JDT di sepak bola Malaysia.

Rekam Jejak Kepelatihan Benjamin Mora

Berikut adalah daftar klub yang pernah dilatih oleh Benjamin Mora:

  • Atl. Chiapas (1 Januari–Desember 2013)
  • Cafetalaros/asisten pelatih (1 Januari–30 Juni 2015)
  • JDT II (2015–2016)
  • JDT (2016–2017)
  • JDT II (2017–2018)
  • JDT (2018–2022)
  • Atlas (6 Oktober 2022–30 Oktober 2023)
  • York United (2 Juni–11 November 2024)
  • Queretaro FC (7 Desember 2024–18 November 2025)

9 Trofi di JDT

Selama masa kepelatihannya di JDT, Benjamin Mora berhasil meraih sembilan trofi bergengsi. Berikut rinciannya:

  • 2016–2017: Piala Super Malaysia
  • 2018–2019: Piala Super Malaysia
  • 2019–2020: Piala Super Malaysia
  • 2020–2021: Piala Super Malaysia
  • 2018–2019: Liga Super Malaysia
  • 2018–2019: FA Cup Malaysia
  • 2019–2020: Liga Super Malaysia
  • 2020–2021: Liga Super Malaysia
  • 2021–2022: Liga Super Malaysia

Meskipun prestasi gemilang di JDT, Mora menghadapi tantangan ketika kembali ke Meksiko dan melatih Querétaro FC sejak Desember 2024. Dalam 17 pertandingan di Liga MX Meksiko, ia hanya meraih 6 kemenangan, 2 seri, dan 9 kekalahan. Hal ini menjadi bukti bahwa ia masih harus membuktikan diri di liga domestik.

Dengan situasi seperti ini, apakah Persebaya Surabaya akan lebih memilih Benjamin Mora atau justru Pep Munoz, pelatih yang pernah berkiprah di Barcelona FC dan sukses membawa Svay Rieng F sebagai 'raja bola' Liga Kamboja?

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan