Hidup dalam Penyesalan, Richa Iskak Akhirnya Jujur Tak Bisa Penuhi Keinginan Terakhir Suami

Kenangan Terakhir Gary Iskak dan Kesedihan Richa Iskak

Sehari sebelum kecelakaan yang menimpa Gary Iskak, ia sempat menyampaikan keinginan terakhirnya kepada keluarganya. Saat itu, ia berharap bisa menghabiskan waktu bersama istri dan anak-anak dengan pergi menonton bioskop. Namun, ajakan tersebut tidak dapat dipenuhi karena Richa dan anak-anak sedang sibuk dengan berbagai kegiatan.

Richa Iskak menceritakan bahwa ia telah berpamitan kepada Gary beberapa hari sebelum kejadian. Pada hari Jumat, ia harus menghadiri sebuah acara yang sudah dijadwalkan sebelumnya. "Aku sudah izin sama suami, 'ayah aku ada event ya tanggal segini'." Ia juga menjelaskan bahwa ia memang sudah berbicara tentang rencana acara tersebut seminggu sebelumnya.

Gary, yang baru saja selesai syuting, ingin menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, Richa tidak bisa ikut karena kesibukannya. Anak-anak juga tidak dapat mengikuti ajakan ayah mereka karena sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing. "Anak kecil lagi main di rumah temannya, si kakak habis pulang sekolah nongkrong sama teman-temannya," jelas Richa.

Pada akhirnya, Gary memilih untuk pergi berkumpul dengan teman-temannya. "Beliau bilang, 'yaudah lah gue nongkrong aja'. Hari itu, beliau lagi libur. 'Yaudah nongkrong aja, main ke bengkel'," ujar Richa.

Setelah kejadian tersebut, Richa Iskak masih merasa menyesal karena tidak bisa memenuhi keinginan terakhir suaminya. Meski begitu, ia mencoba menerima keadaan sebagai bagian dari takdir. "Mungkin waktu itu almarhum tidak mendapatkan yah gue pengin spend time sama keluarga tapi pada pergi. Nyesel sih sebenarnya, tapi yaudah qadarullah ya, udah jalannya Allah."

Proses Penyembuhan Rasa Kehilangan

Richa Iskak mengaku belum berani menyentuh barang-barang milik Gary Iskak sejak kepergiannya. Hal ini disebutnya sebagai proses atas rasa kehilangan. "Belum berani, proses ya kan masih tiga hari banget." Namun, ia akhirnya memberanikan diri untuk tidur menggunakan bantal yang selalu dipakai oleh Gary. "Mengobati rindu yang tidur aja di bantalnya," ujarnya.

Anak-anak Richa juga tampaknya berusaha mengobati rindu mereka dengan cara masing-masing. Salah satunya adalah dengan memakai jaket kesukaan Gary. "Anak-anak juga pakai barang-barangnya, anak suka pakai jaket kesayangan almarhum, dipakai terus sama dia."

Tangisan Sang Istri

Di momen pemakaman suaminya, Richa Iskak awalnya tampak tegar. Namun, air mata yang ia tahan akhirnya pecah saat jenazah mulai diturunkan ke liang lahad. Momen pilu tersebut tercatat dalam video yang menunjukkan putri Richa, Rabiya Putrisyah, berusaha menenangkan ibunya. Ia mengelus dada ibunya agar tetap kuat dan tegar.

Rabiya juga terlihat memegang potret ayahnya. Tatapan matanya seakan bingung mengetahui fakta bahwa kini ayahnya telah pergi untuk selama-lamanya. Prosesi pemakaman berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh keluarga serta kerabat dekat. Richa Novisha terlihat berdiri di dekat liang lahad, menyaksikan prosesi pemakaman jenazah suaminya. Ia menggunakan baju muslim hitam dengan kerudung cokelat.

Deraian air mata Richa jatuh ke tanah. Ia tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Meski begitu, ia tetap berusaha menjadi kuat untuk keluarganya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan