Perayaan Tahun Baru yang Berbeda di Hotel Mesra Samarinda
Hotel Mesra Samarinda kembali menunjukkan keunikan dalam merayakan malam tahun baru dengan mengusung tema nostalgia era 1970-an. Tidak seperti perayaan pada umumnya yang penuh dengan kembang api besar, hotel ini memilih pendekatan yang lebih hangat dan akrab. Suasana mewah jadul menjadi fokus utama dalam acara tersebut, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang hotel legendaris ini.

Tema Nostalgia Era 1970-an
Dalam perayaan tahun baru kali ini, Hotel Mesra Samarinda memperlihatkan suasana yang khas dari masa lalu. Dari berbagai hiasan dan dekorasi yang ditempatkan di seluruh area hotel, tamu dapat merasakan kembali atmosfer tahun 1970-an. General Manager Mesra Business & Resort Hotel, Savena Adelyn Firnanda, menjelaskan bahwa pemilihan tema ini bukan tanpa alasan.
"Karena memang kita mengikuti Hotel Mesra kan berdirinya di tahun 1970. Jadi kita mengikuti tahunnya Hotel Mesra, di mana awalnya Hotel Mesra itu berdiri," ujarnya.
Pengalaman yang Berbeda
Berbeda dengan perayaan tahun baru yang biasanya penuh dengan kembang api besar, Hotel Mesra memilih untuk menyajikan pengalaman yang lebih hangat dan akrab. Pihak hotel hanya akan mengadakan pesta kembang api kecil serta menggunakan smoke bomb untuk memeriahkan suasana.
“Kami tidak melakukan pesta kembang api. Hanya smoke bomb dan kembang api kecil,” tambah Savena.
Nuansa Khidmat dalam Perayaan
Tidak hanya sekadar hiburan, perayaan tahun baru di Hotel Mesra juga diisi dengan sesi doa bersama. Hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas tahun yang telah berlalu dan juga sebagai wujud empati terhadap bencana yang menimpa beberapa provinsi di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Doa bersama Insya Allah ada," imbuhnya.
Sejarah Singkat Hotel Mesra Samarinda
Hotel Mesra merupakan salah satu ikon perhotelan di Samarinda yang memiliki nilai sejarah tinggi. Berikut adalah sejarah singkat perjalanan berdirinya:
- Secara resmi mulai beroperasi pada 26 Juni 1976, momen krusial pembangunannya berkaitan erat dengan agenda nasional di Samarinda.
- Latar Belakang MTQ Nasional: Pembangunannya dipicu oleh penunjukan Kalimantan Timur sebagai tuan rumah MTQ Nasional 1976. Karena keterbatasan akomodasi untuk tamu penting dan dewan hakim, H.M. Rusli berinisiatif membangun hotel ini.
- Asal-Usul Nama "Mesra":
- Diambil dari singkatan Mesjid Raya, mengingat lokasinya yang berdekatan dengan Masjid Raya Samarinda.
- Juga diambil dari bahasa Prancis Merci yang berarti terima kasih atau rasa syukur.
- Konsep Resort:
- Hingga kini, Hotel Mesra dikenal sebagai satu-satunya hotel di pusat kota Samarinda yang mempertahankan konsep resort dengan lahan hijau yang luas.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar