
JAKARTA, berita
Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (12/12/2025) menyebabkan sejumlah wilayah masih tergenang hingga malam hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, terdapat 13 rukun tetangga (RT) yang terdampak hingga pukul 21.00 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan seluruh wilayah yang masih tergenang berada di Jakarta Selatan dan tersebar di tiga kelurahan. "BPBD mencatat saat ini terdapat 13 RT," tulis Yohan dalam keterangan resmi, Jumat.
Genangan terjadi di sembilan RT di Kelurahan Pela Mampang, satu RT di Cilandak Barat, dan tiga RT di Cilandak Timur. Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 110 sentimeter. Menurut Yohan, genangan dipicu oleh tingginya curah hujan sejak sore hari yang menyebabkan luapan Kali Krukut dan Kali Mampang.
"Penyebabnya curah hujan tinggi, luapan Kali Krukut, dan luapan Kali Mampang," ujarnya.
Satu RT di Cilandak Barat yang sebelumnya tergenang telah dilaporkan surut. Selain itu, dua ruas jalan yang sebelumnya tidak bisa dilintasi kini sudah kembali dapat digunakan, yakni Jl. Poltangan Raya di Tanjung Barat, Jagakarsa, dan Jalan Kemang Utara IX di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran.
Berikut adalah detail lokasi genangan:
- Kelurahan Pela Mampang: Genangan terjadi di sembilan RT dengan ketinggian air berkisar antara 20 hingga 80 sentimeter.
- Kelurahan Cilandak Barat: Satu RT mengalami genangan dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
- Kelurahan Cilandak Timur: Tiga RT terkena dampak genangan, dengan ketinggian air mencapai 110 sentimeter.
BPBD DKI Jakarta masih menangani situasi genangan di sejumlah titik. Petugas terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait. "BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik," kata Yohan.
Upaya Penanganan Genangan
Beberapa upaya penanganan telah dilakukan oleh BPBD DKI Jakarta untuk mengatasi genangan yang terjadi:
- Pemantauan Lapangan: Petugas BPBD terus berada di lokasi genangan untuk memastikan perkembangan kondisi air dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
- Koordinasi dengan Dinas Terkait: BPBD bekerja sama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air dan memperbaiki saluran air yang terganggu.
- Pemantauan Curah Hujan: BPBD juga memantau curah hujan secara real-time agar dapat memberikan peringatan dini jika terjadi hujan deras lagi.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area yang tergenang, terutama jika genangan mencapai ketinggian yang membahayakan. BPBD DKI Jakarta juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di saluran air, agar tidak menyumbat aliran air.
Kondisi Jalan yang Terpengaruh
Beberapa ruas jalan yang sebelumnya tertutup genangan kini telah kembali dapat dilalui. Berikut adalah daftar jalan yang telah dibuka:
- Jl. Poltangan Raya di Tanjung Barat, Jagakarsa
- Jalan Kemang Utara IX di Kelurahan Duren Tiga, Pancoran
Namun, masyarakat tetap diminta untuk berhati-hati saat melewati area yang pernah tergenang, karena masih ada kemungkinan adanya genangan kecil atau permukaan jalan yang licin.
Perkembangan Terkini
Saat ini, kondisi genangan di sebagian besar wilayah Jakarta Selatan mulai menurun. Namun, BPBD DKI Jakarta tetap siaga untuk menghadapi kemungkinan hujan kembali. Mereka juga akan terus memperbarui informasi melalui media sosial dan saluran komunikasi resmi lainnya.
Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar. Jika terjadi genangan yang mengancam keselamatan, segera hubungi layanan darurat setempat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar