Hujan Lebat dan Malam Tahun Baru 2026 di Kota Sorong, Ratusan Polisi Amankan Keramaian

Ribuan Warga Memadati Sorong Modern City Saat Malam Tahun Baru 2026

Ribuan warga memadati area Sorong Modern City, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada malam hari Rabu (31/12/2025). Pengunjung yang didominasi oleh para pemuda dan pemudi berkumpul di kawasan yang juga dikenal sebagai Tembok Berlin.

Pantauan dilakukan pada pukul 20.00 hingga 23.00 WIT menunjukkan bahwa meskipun hujan deras mengguyur menjelang detik-detik pergantian tahun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk merayakan momen spesial ini. Berbagai jenis petasan dan kembang api terus menerus dinyalakan di sekitar Sorong Modern City serta titik-titik lainnya di Kota Sorong.

Helmi (34), seorang pengunjung, mengaku agak kecewa karena momen setahun sekali itu justru terhalang oleh hujan deras. "Suaranya tak asik lantaran hujan," ujarnya. Menurutnya, Sorong Modern City merupakan pusat keramaian yang paling representatif saat perayaan tahun baru 2026.

Kepolisian Siapkan Pengamanan Ekstra

Sebanyak 454 personel kepolisian dari Polresta Sorong Kota dikerahkan guna mengamankan perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kota Sorong, Papua Barat Daya. Pengamanan dimulai dengan pelaksanaan apel pengamanan yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan.

Kabag Ops Polresta Sorong Kota AKP Andi M. Nurul Yaqin menjelaskan, para personel disebar ke sejumlah titik strategis guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Ia menyebutkan bahwa pengamanan gereja dilakukan oleh 198 personel, sementara pengamanan dan antisipasi malam tahun baru sebanyak 356 personel.

Titik Keramaian yang Diawasi

Dari 356 personel yang disiapkan untuk pengamanan malam tahun baru, pihak kepolisian membagi kekuatan ke delapan titik keramaian yang dinilai rawan aktivitas masyarakat. Lokasi-lokasi tersebut antara lain kawasan Bosuria, Tembok Berlin, Jalan Ferry, Pasar Bersama, Pasar Baru, Sofus, Ramayana, dan Aspen.

"Kami menilai lokasi-lokasi ini menjadi pusat aktivitas masyarakat saat malam pergantian tahun," ucap Andi. Menurutnya, jajaran kepolisian tetap mengambil langkah antisipasi guna mencegah potensi gangguan kamtibmas meski situasi keamanan terpantau kondusif.

Personel yang sebelumnya mengamankan gereja juga akan ditarik kembali ke polsek masing-masing untuk memperkuat pengamanan wilayah. "Apabila terjadi kejadian yang membutuhkan tambahan personel, kami siap back up ke lokasi," kata Andi.

Pengaturan Lalu Lintas

Mengenai pengaturan lalu lintas, AKP Andi menyebut bahwa rekayasa lalu lintas menjadi kewenangan Satlantas, terutama di kawasan SMC. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan tahun baru berlangsung.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan