Hujan Tak Hentikan Wisatawan Nikmati Malam Tahun Baru di Kayutangan Heritage Malang


MALANG, nurulamin.pro
- Hujan dengan intensitas sedang mengguyur Kota Malang, Jawa Timur, pada Rabu (31/12/2025) sejak sore. Kondisi ini tidak menyurutkan minat wisatawan untuk menikmati malam pergantian tahun di kawasan wisata Kayutangan Heritage.

Pantauan lokasi, area Kayutangan Heritage masih diguyur hujan rintik hingga pukul 20.00 WIB. Meskipun demikian, kawasan ini masih dipadati pengunjung yang berlalu-lalang menikmati suasana kota.

Sejumlah titik hiburan live music terlihat bersiap menghibur pengunjung dengan menata alat musik dan pengeras suara. Para pedagang pun mulai menggelar lapak di sepanjang lorong kawasan Kayutangan, menawarkan beragam kuliner khas yang menjadi daya tarik utama wisata heritage tersebut.

Salah satu wisatawan asal Jombang, Imadiya Anggi Putri, mengaku telah tiba di Kota Malang sejak pagi hari. Ia sengaja memilih Malang sebagai destinasi untuk menghabiskan malam pergantian tahun.

“Memang niatnya ke Kota Malang untuk tahun baruan saat libur kerja. Bagi saya Malang tetap kota yang menyenangkan sama seperti 8 tahun lalu,” kata Putri sapaan akarabnya, saat ditemui, Rabu (31/12/2025).

Selain menyusuri kota dan kawasan kampus, Putri juga menikmati berbagai kuliner khas Malang untuk mengobati rasa rindu masa-masa kuliah.

“Baru kali ini menginjakkan kaki di Kayutangan. Kawasannya bagus, banyak kuliner yang wajib dicobain,” katanya.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan oleh Inggrid Juniarti yang datang bersama keluarga. Meski hujan turun, mereka tetap menyusuri kawasan Kayutangan dengan payung demi menikmati wisata kuliner yang tersedia.

“Kebetulan penginapan dekat, jadi kami niat jalan-jalan kecil untuk kulineran di Kayutangan,” kata Anita.

Sementara itu, Bendahara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kayutangan, Iis Sugiati, mengatakan pengelola telah menyiapkan 3.500 suvenir bagi pengunjung yang datang pada malam pergantian tahun.

“Malam ini hujan sejak sore, tapi kami sudah siapkan 3.500 souvenir. Kalau kemarin pengujung sebanyak 2.943 wisatawan domestik dan 7 mancanegara, semoga malam ini reda biar kunjungan kembali meningkat,” kata Iis.

Berdasarkan data Pokdarwis, tren kunjungan wisatawan ke Kayutangan Heritage menunjukkan peningkatan signifikan, bahkan hampir menyentuh 100 persen dibandingkan hari-hari biasa.

“Tertinggi pada 28 Desember 2025, ada sebanyak 4.898 wisatawan domestik dan 7 mancanegara. Lalu kunjungan pada 29 Desember ada 3.572 kunjungan wisatawan dan 13 mancanegara,” pungkasnya.

Tren Kunjungan Wisatawan di Kayutangan Heritage

Kayutangan Heritage menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Malang dalam merayakan momen spesial seperti pergantian tahun. Berikut beberapa data penting mengenai jumlah pengunjung:

  • Pada 28 Desember 2025, jumlah pengunjung mencapai 4.898 wisatawan domestik dan 7 wisatawan mancanegara
  • Pada 29 Desember 2025, jumlah pengunjung mencapai 3.572 wisatawan domestik dan 13 wisatawan mancanegara
  • Pada malam pergantian tahun (31 Desember 2025), jumlah pengunjung mencapai 2.943 wisatawan domestik dan 7 wisatawan mancanegara

Aktivitas Wisatawan di Kayutangan Heritage

Meskipun hujan mengguyur, aktivitas wisatawan di Kayutangan Heritage tetap berlangsung. Beberapa hal yang dapat dilihat antara lain:

  • Banyak pengunjung yang berjalan-jalan di sekitar kawasan wisata
  • Sejumlah tempat hiburan seperti live music mulai menyiapkan alat musik dan peralatan lainnya
  • Pedagang kuliner aktif menjajakan berbagai hidangan khas Malang

Pengalaman Wisatawan

Beberapa wisatawan memberikan komentar mengenai pengalaman mereka di Kayutangan Heritage. Mereka menyampaikan bahwa kawasan ini menawarkan suasana yang unik dan menarik.

  • Imadiya Anggi Putri mengatakan bahwa ia sangat menikmati suasana di Kayutangan dan ingin kembali lagi di masa depan
  • Inggrid Juniarti dan keluarganya memilih Kayutangan karena dekat dengan penginapan dan memiliki berbagai pilihan kuliner

Persiapan Pengelola

Pengelola Kayutangan Heritage juga melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pengunjung. Salah satunya adalah menyediakan 3.500 suvenir untuk para pengunjung.

Iis Sugiati, Bendahara Pokdarwis Kayutangan, mengatakan bahwa mereka telah menyiapkan suvenir tersebut agar pengunjung merasa senang dan terkesan.

Dengan peningkatan jumlah pengunjung, pengelola berharap kondisi cuaca akan membaik agar lebih banyak wisatawan yang bisa datang dan menikmati kawasan ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan