
Keterlibatan Ibu Angkat dalam Kasus Narkoba Ammar Zoni
Ibu angkat Ammar Zoni, Titik Haryanti, terus memantau perkembangan kasus dugaan peredaran narkoba yang menimpa aktor ternama tersebut. Titik menyatakan bahwa dirinya tetap percaya bahwa Ammar bukanlah seorang pengedar narkoba, melainkan korban dari kecanduan yang menghancurkan hidupnya.
Titik juga berharap agar Ammar bisa menjalani rehabilitasi untuk mengatasi kecanduan narkobanya dan memulihkan kondisi psikis serta fisiknya. Menurutnya, rehabilitasi merupakan langkah penting yang harus dilakukan meskipun Ammar masih menjalani hukuman akibat kasus ketiganya.
Persidangan dan Pemindahan Tahanan
Sejak awal, Titik telah meminta agar Ammar dapat hadir langsung dalam sidang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil, karena Ammar akan dihadirkan dalam persidangan pekan depan. Saat ini, Ammar masih ditahan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah dituduh terlibat dalam peredaran narkoba di Rutan Salemba, Jakarta.
Rutan Salemba adalah tempat penahanan Ammar atas kasus narkoba yang ketiga kalinya. Selama persidangan, Ammar akan dipindahkan sementara ke Lapas Cipinang. Titik berharap bahwa dengan hadirnya Ammar dalam persidangan, ia dapat menyampaikan permasalahan yang sebenarnya secara langsung.
"Ya berharap minggu depan Ammar akan datang sehingga hak bersuara itu akan disampaikan," ujarnya.
Peran Rehabilitasi dalam Proses Pemulihan
Sebagai sosok yang aktif dalam dunia anti-narkoba sejak tahun 1998, Titik ingin Ammar bisa menjalani rehabilitasi. Menurutnya, rehabilitasi sangat penting bagi mantan suami Irish Bella ini, yang memiliki status sebagai pecandu narkoba.
"Walaupun masih menjalani hukuman yang kasus ketiganya, tetap harus direhabilitasi, karena rehabilitasi itu tidak sama dengan pembinaan," ujarnya.
Titik berharap melalui rehabilitasi, Ammar bisa bebas dari kecanduan narkoba dan kembali pulih secara mental maupun fisik.
"Supaya ada pemulihan secara psikisnya, secara fisiknya, mudah-mudahan akan lebih baik," tambahnya.
Batasan Komunikasi dengan Keluarga
Meski Ammar akan dipindahkan, rupanya keluarga Ammar tidak bisa menjenguk langsung sang aktor di dalam penjara. Mereka hanya bisa berkomunikasi dengan Ammar melalui online. Hal ini diungkap oleh Kepala Subdirektorat Kerja Sama Pemasyarakatan Ditjen PAS, Rika Aprianti.
"Sementara seperti itu (online), tapi nanti kita lihat, karena kan fasilitasnya berbeda," kata Rika.
Sistem perlakuan terhadap Ammar tetap mengikuti statusnya sebagai warga binaan high risk. Status narapidana high risk adalah klasifikasi perlakuan khusus yang diberikan kepada warga binaan yang dianggap memiliki risiko tinggi.
"Tapi sistem perlakuannya mengikuti status dia sebagai warga binaan high risk," jelasnya.
Rika menegaskan bahwa pihaknya tetap akan memberikan akses komunikasi dengan kuasa hukum dan keluarga. Namun hal tersebut tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Sekali lagi, kita tidak memutus komunikasi."
"Tapi hak komunikasi yang diberikan sesuai dengan aturan yang ada, gitu ya," tuturnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar