
Cerita Wanita yang Diintimidasi Oleh Ibu Mertua
Seorang wanita di Vietnam mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan dengan ibu mertuanya. Dalam curhatannya, ia menceritakan bagaimana ibu mertuanya terus-menerus meminta dirinya untuk menjual seluruh emas dan hadiah pernikahan. Hal ini membuatnya merasa tertekan dan tidak nyaman dalam hubungan keluarga.
Awal Hubungan yang Menyenangkan
Anh, demikian wanita itu dikenal, awalnya merasa sangat nyaman dengan ibu mertuanya. Pada hari pertama bertemu, ia merasa disayangi dan dihormati. Bahkan, ia menilai ibu mertuanya seperti seorang ibu kandung yang baik. Anh berasal dari keluarga yang orangtuanya bercerai saat ia masih kecil. Ia tinggal bersama ayahnya dan jarang memiliki pengalaman positif dengan orang tua. Namun, ketika bertemu ibu mertuanya, ia merasa diterima dan dicintai.
"Ketika saya tahu kondisi saya, ibu mertua menangis dan memeluk saya. Saya merasa sangat bahagia karena ia memperlakukan saya dengan tulus," kata Anh.
Perubahan Setelah Melahirkan
Setelah melahirkan bayinya, situasi berubah drastis. Suaminya tiba-tiba meminta Anh untuk memberikan semua emas dan uang pernikahan. Bahkan, suaminya juga meminta semua hadiah pernikahan dan hadiah untuk bayi mereka. Anh menolak karena ia ingin menyimpan aset tersebut untuk masa depan anak-anak mereka.
"Saya keberatan karena itu merupakan aset kami sebagai keluarga. Saya juga ingin menyimpan aset demi masa depan anak-anak kami," jelas Anh.
Namun, suaminya tidak terima penolakan dan mereka pun bertengkar. Keesokan harinya, ibu mertuanya langsung menghampiri Anh dan meminta dia melepas semua emas yang ia pakai. Ia juga meminta semua emas, uang, dan hadiah pernikahan, termasuk untuk bayi mereka, diberikan kepadanya.
Pengalaman yang Menyedihkan
Anh kaget dan menolak permintaan itu. Ia mengatakan ingin membuka usaha dan butuh modal. Ia juga menegaskan bahwa seluruh aset harus disimpan demi masa depan bayi mereka. Mendengar jawaban itu, ibu mertuanya marah dan menuduh Anh tidak percaya kepadanya serta menuduhnya sebagai pencuri.
"Padahal saya tidak mengatakan dia pencuri. Saya hanya ingin menyimpannya sendirian," ucap Anh.
Setelah suaminya pulang, ibu mertuanya mulai menangis dan berpura-pura sebagai korban kekerasan. Ia mengatakan Anh bersikap kasar padanya dan memaki dirinya. Sang suami langsung menampar Anh dengan keras. Melihat kejadian itu, ibu mertua sangat gembira dan menganggapnya hal yang wajar.
Kebiasaan yang Tidak Menyenangkan
Setelah beberapa hari, suami Anh akhirnya minta maaf dan hubungan keduanya membaik. Namun, hubungan Anh dengan ibu mertuanya tetap tidak baik. Beberapa hari setelah baikan, ibu mertuanya kembali berulah. Anh diam-diam mendengar ibu mertuanya mendesak suaminya untuk menjual semua emas dan hadiah pernikahan.
"Ibu mertua mengatakan hasil jual emas dan hadiah sangat besar, cukup untuk membeli mobil mewah. Dia juga mengatakan akan membelikan suami saya ponsel baru dan sisa uangnya akan disimpan," ungkap Anh.
Anh akhirnya menyadari bahwa ibu mertuanya ingin menjual emas demi hidup mewah. Curhatannya menjadi viral di media sosial dan mendapat banyak komentar dari netizen. Banyak yang menyarankan Anh untuk mempertahankan pernikahannya tetapi pindah ke luar kota.
Saran dari Netizen
Netizen memberikan berbagai saran kepada Anh. Beberapa dari mereka menyarankan agar ia mengajak suami pindah rumah atau tinggal di luar kota. Mereka menilai bahwa tinggal bersama mertua yang mata duitan adalah hal yang mengerikan.
"Kamu bisa mengajak suami pindah rumah atau tinggal di luar kota. Jauhi ibu mertuamu dan hidup mandiri," komentar netizen.
Beberapa lainnya menyarankan agar Anh segera meninggalkan rumah tersebut karena ibu mertuanya mungkin iri dengan teman-teman arisannya dan ingin terlihat kaya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar