
nurulamin.pro.CO.ID, DEPOK — Ikatan Alumni Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (Iluni UI FIB) mengirimkan tim relawan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Solok dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Aksi bertajuk Respons Kemanusiaan Iluni UI FIB di Sumatra Barat tersebut berupa penyaluran paket obat-obatan, peralatan ibadah, alat-alat kebersihan, serta pendampingan psikososial.
Tim relawan Iluni UI FIB mendistribusikan bantuan sejak 27 hingga 28 Desember 2025. Ketua Umum Iluni UI FIB Visna Vulovik mengatakan tim relawan terdiri atas alumni dan mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
“Tim ini berkolaborasi dengan relawan Iluni UI, Iluni UI Chapter Sumatra Barat, KEA (PT EDMI Indonesia), Gerakan Pemuda Ansor dan Banser Nahdlatul Ulama di Kabupaten Solok, para penatua di Koto Kaciak dan Paninggahan, serta dukungan kolaboratif dari 100 Musisi Heal Sumatera,” ujar Visna di Depok, Jawa Barat, Rabu (31/12/2025).
Menurut Visna, aksi kemanusiaan lintas lembaga tersebut mencerminkan kolaborasi berbagai elemen, mulai dari alumni, mahasiswa, komunitas lokal, hingga jejaring relawan dan musisi kemanusiaan. Ia merinci, tim relawan memberikan dukungan psikososial kepada sekitar 270 anak dan balita, mengelola dapur umum, menyalurkan 200 paket alat sholat, 1.620 paket alat kebersihan, 100 paket obat-obatan ringan, serta peralatan ibadah untuk madrasah yang terdampak banjir.
“Bantuan disalurkan ke empat titik terdampak, yakni Batua dan Cacang, Paninggahan di Kabupaten Solok, serta Koto Kaciak dan sepanjang Sungai Batang Maninjau di Kabupaten Agam. Total sekitar 670 penyintas di wilayah tersebut menerima dukungan kemanusiaan dari Iluni UI FIB,” ucap Visna.
Tim relawan Iluni UI FIB, lanjut Visna, sejak akhir pekan lalu berpartisipasi aktif dalam pendistribusian bantuan di Kabupaten Solok dan Kabupaten Agam sebagai wujud solidaritas kemanusiaan.
“Fokus kami bukan hanya pada bantuan logistik, tetapi juga pada pendampingan psikososial, khususnya bagi anak-anak dan keluarga terdampak, agar proses pemulihan dapat berjalan lebih manusiawi dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Visna juga mengapresiasi keterlibatan alumni dan mahasiswa FIB UI, Iluni UI, Ansor, Banser, serta masyarakat lokal yang berpartisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Koordinator Relawan Iluni UI FIB Yaman Sangaji mengatakan dirinya bersama mahasiswa FIB UI terjun langsung ke Kabupaten Solok dan Kabupaten Agam untuk menyalurkan bantuan pada akhir pekan lalu.
Mantek, sapaan akrabnya, mengapresiasi seluruh pihak yang membantu tim Iluni UI FIB di lapangan. “Kami berupaya memastikan sekitar 670 penyintas di empat titik terdampak menerima dukungan yang nyata dan tepat sasaran,” ujarnya.
Bentuk Kolaborasi yang Kuat
Aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh Iluni UI FIB tidak hanya menjadi bentuk bantuan darurat, tetapi juga merupakan contoh kerja sama yang kuat antara berbagai pihak. Dari alumni universitas hingga komunitas lokal, semua bekerja sama untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan bisa sampai secara efektif dan tepat sasaran.
Beberapa aspek penting dalam aksi ini termasuk:
Pendampingan psikososial untuk anak-anak dan balita yang terkena dampak banjir.
Pengelolaan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Penyediaan alat kebersihan dan alat ibadah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.
Penyaluran obat-obatan ringan untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Partisipasi Aktif dari Berbagai Komunitas
Partisipasi aktif dari berbagai komunitas seperti Gerakan Pemuda Ansor, Banser Nahdlatul Ulama, serta organisasi lokal lainnya menunjukkan bahwa aksi kemanusiaan ini tidak hanya dilakukan oleh satu pihak, tetapi melibatkan banyak elemen masyarakat. Hal ini memperkuat semangat gotong royong dan rasa saling mendukung dalam situasi sulit.
Selain itu, partisipasi dari 100 musisi Heal Sumatera juga menambah dimensi baru dalam aksi kemanusiaan ini. Mereka berkontribusi melalui berbagai cara, baik secara langsung maupun melalui kampanye kesadaran publik.
Tantangan dan Harapan
Meskipun ada banyak tantangan dalam distribusi bantuan, seperti kondisi cuaca dan akses jalan yang terbatas, tim relawan tetap berkomitmen untuk terus bergerak dan memberikan dukungan. Dengan dukungan dari berbagai pihak, harapan besar diarahkan agar masyarakat terdampak bisa segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.
Dalam waktu dekat, Iluni UI FIB akan terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan. Mereka juga berharap agar masyarakat luas dapat terus mendukung aksi-aksi kemanusiaan seperti ini, karena setiap bantuan yang diberikan memiliki dampak nyata bagi kehidupan orang lain.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar