Infinix dan Tecno, HP "Low Profile" yang Paling Laku di Indonesia

Infinix dan Tecno, HP "Low Profile" yang Paling Laku di Indonesia

Peran Infinix dan Tecno di Pasar Ponsel Indonesia

Di tengah persaingan ketat dengan merek-merek besar seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo, Infinix dan Tecno sering kali tidak mendapat perhatian yang sepadan dari masyarakat umum. Namun, meskipun tidak terlalu dikenal, kedua merek ini justru mencatatkan angka penjualan yang mengesankan di Indonesia. Kedua merek ini beroperasi di bawah Transsion Group, bersama dengan iTel, dan berhasil menembus pasar dengan strategi harga yang agresif serta spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.

Fokus pada Segmen Entry hingga Mid-Range

Salah satu alasan utama keberhasilan Infinix dan Tecno adalah fokus mereka pada segmen entry hingga mid-range, khususnya ponsel dengan harga di bawah Rp3 juta. Di kisaran harga ini, konsumen Indonesia lebih memperhatikan nilai yang diberikan, termasuk daya tahan baterai, ukuran layar, dan performa sehari-hari. Contohnya, Tecno Pova 7 dilengkapi dengan baterai besar 7000mAh yang sangat diminati oleh pengguna aktif seperti gamer kasual, pengemudi ojek online, atau pekerja lapangan. Dengan harga sekitar Rp2 juta, spesifikasi ini sulit ditandingi oleh merek lain.

Infinix dengan Spesifikasi Menarik

Infinix juga menerapkan strategi serupa melalui seri Hot, salah satunya adalah Hot 60 Pro. Ponsel ini memiliki layar AMOLED dengan refresh rate tinggi hingga 144Hz dan baterai yang besar, fitur yang biasanya hanya ditemukan pada ponsel dengan harga lebih mahal. Kombinasi antara layar halus, desain modern, dan harga yang terjangkau membuat Infinix sangat diminati oleh kalangan siswa dan mahasiswa.

iTel untuk Pengguna Baru

Di sisi lain, iTel menjadi pilihan bagi pengguna baru atau konsumen yang ingin mencoba teknologi terbaru dengan anggaran terbatas. Model seperti iTel S25 menawarkan konektivitas 5G di segmen entry-level, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang ingin memiliki ponsel "future-ready" tanpa harus mengeluarkan banyak uang.

Strategi Transsion Group yang Sukses

Dalam hal pasar, Transsion Group telah membuktikan bahwa strategi volume dan pemahaman terhadap kebutuhan lokal lebih sukses dibandingkan hanya mengandalkan branding premium. Estimasi penguasaan pasar mereka mencapai antara 12 hingga 17 persen, bahkan melampaui beberapa merek global yang lebih dikenal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pasar Indonesia terbuka luas bagi merek yang menawarkan nilai sejati, bukan sekadar merek ternama.

Kesamaan dengan Merek Lokal Lainnya

Fenomena Infinix dan Tecno mirip dengan keberhasilan merek lokal di bidang lainnya, seperti laptop Advan atau Axioo, yang menekankan harga terjangkau dan spesifikasi yang fungsional. Meskipun sering dianggap sebagai "merk kelas dua", kenyataannya produk-produk ini justru paling sesuai dengan kebutuhan sebagian besar konsumen.

Penutup

Infinix dan Tecno adalah contoh nyata bahwa ketenaran tidak selalu berkaitan dengan penjualan. Dengan keunggulan baterai besar, fitur menonjol di segmen harga rendah, serta strategi distribusi yang tepat, keduanya berhasil menjadi pemain penting di pasar Indonesia. Bagi konsumen yang mementingkan fungsi, daya tahan, dan harga yang wajar, merek-merek ini layak dipertimbangkan tanpa keraguan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan