Isak tangis hiasi pemakaman tiga korban di Warakas

Prosesi Pemakaman Tiga Anggota Keluarga di Jakarta Utara


Tiga anggota keluarga yang ditemukan tewas di rumah kontrakan kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dimakamkan pada hari Sabtu (3/1). Prosesi pemakaman berlangsung di TPU Rorotan, Jakarta Utara. Pantauan menunjukkan bahwa prosesi pemakaman dimulai sejak siang hari. Banyak sanak keluarga dan kerabat hadir di lokasi pemakaman untuk memberikan dukungan dan doa terakhir.

Ketiga korban yang dimakamkan adalah Siti Solihah (50), Afiah Al Adilah Jamaludin (28), dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Mereka dimakamkan dalam satu area yang dekat satu sama lain. Prosesi pemakaman dimulai sekitar pukul 13.20 WIB. Suasana di lokasi pemakaman terasa haru dengan isak tangis yang tak terbendung dari keluarga saat jenazah satu per satu diturunkan ke liang lahat.


Setelah prosesi pemakaman, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh adik ipar Siti Solihah. Doa dipanjatkan dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh keluarga yang berdiri mengelilingi makam. Setelah doa selesai, Khadafi, anak Siti Solihah yang pertama kali menemukan keluarganya dalam peristiwa tersebut, menyambangi makam satu per satu. Ia tampak menaburkan bunga sambil berdoa.

“Teteh makasih banyak ya. Teteh udah hadir. Maafin aku ya,” ujar Khadafi sambil menangis di makam kakaknya, Afiah. Perasaan sedih dan rindu terasa sangat kuat di hatinya saat ia mengucapkan kata-kata itu.


Khadafi kembali tidak bisa menahan air mata saat berpindah ke makam adiknya, Adnan. Ia terdiam beberapa saat sebelum akhirnya kembali menaburkan bunga. Perasaan kehilangan dan kesedihan terlihat jelas di wajahnya.

Prosesi pemakaman secara keseluruhan berakhir sekitar pukul 14.22 WIB. Namun, satu korban lainnya, Abdullah Syauqi Jamaludin (23), masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian ketiga anggota keluarga tersebut.


Dari segi pengamanan, prosesi pemakaman berjalan lancar dan aman. Keluarga korban meminta agar semua pihak dapat menghormati proses pemakaman ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para korban. Selain itu, mereka juga berharap agar penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib dapat segera menemukan kebenaran dan memberikan keadilan bagi keluarga.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan