
Sebuah pertanyaan menarik muncul mengenai lawan yang paling cocok untuk Islam Makhachev dalam pertandingan gelar kelas welter berikutnya. Sean Brady, salah satu petarung unggulan di divisi tersebut, memberikan pendapatnya mengenai siapa yang seharusnya menjadi lawan Makhachev.
Makhachev saat ini sedang menantikan pengumuman lawan berikutnya setelah berhasil mempertahankan sabuk kelas welter. Namun, ia telah menyatakan keinginannya untuk menghadapi Kamaru Usman, mantan juara kelas welter UFC. Menurut Brady, situasi ini terlihat cukup menguntungkan karena kedua petarung bernaung di bawah manajemen yang sama, yaitu Dominance MMA.
Ali Abdelaziz, CEO Dominance MMA, mendukung rencana Makhachev untuk menghadapi Usman. Ia menilai bahwa pertarungan antara keduanya akan sangat menantang. "Islam bilang dia ingin Usman sebagai lawan berikutnya. Orang ini lawan yang sangat tangguh," ujarnya.
Namun, Brady tidak sepakat dengan rencana tersebut. Ia menilai ada petarung lain yang lebih pantas menghadapi Makhachev. Menurutnya, Usman dan Ian Machado Garry tidak layak menjadi lawan berikutnya.
"Kamaru Usman tidak ada dalam daftar ideal saya," kata Brady dalam acara YouTube-nya, BradyBagz Show. "Saya tidak tahu bagaimana mereka mengatur ini, mencoba mendorongnya ke gelar juara."
Brady menilai Michael Morales, penantang gelar nomor empat, adalah petarung yang paling pantas menghadapi Makhachev. Morales memiliki rekor 19-0 di MMA dan baru saja mengalahkan Brady dalam laga terakhirnya di UFC 322.
"Secara pribadi, jelas, dia mengalahkan saya, saya pikir Morales adalah yang paling pantas di antara semua orang," ujar Brady. "Tak terkalahkan, 19-0, dan baru saja mengalahkan saya."
Selain itu, Brady juga menilai Carlos Prates lebih pantas daripada Shavkat Rakhmonov. Ia menilai Rakhmonov belum kembali ke performa terbaiknya setelah batal menghadapi Belal Muhammad dalam laga gelar sebelumnya.
"Saya pikir (Makhachev) akan mengalahkan Prates. Dia akan membantingnya .... Biarkan Usman bertarung melawan Shavkat," ujar Brady.
Menurut skenario yang diusulkan oleh Brady, Makhachev sebaiknya menghadapi Morales, sementara Usman melawan Rakhmonov dalam laga eliminasi penantang utama.

Skenario ini dinilai oleh Brady sebagai cara terbaik untuk menjaga kredibilitas gelar kelas welter. Ia percaya bahwa Morales akan memberi tantangan terberat bagi Makhachev, sementara Usman akan bisa memperkuat posisinya dengan menghadapi Rakhmonov.
Dalam pernyataannya, Brady menegaskan bahwa ia tidak menolak kemungkinan adanya pertemuan antara Makhachev dan Usman, tetapi ia merasa bahwa hal tersebut tidak sejalan dengan prinsip kompetisi yang sehat.
"Persahabatan mutual, manajer yang sama. Saya mengerti apa yang mereka coba lakukan, tapi itu omong kosong," ujarnya.
Dengan pendapat ini, Brady berharap UFC dapat membuat keputusan yang lebih objektif dalam menentukan lawan Makhachev. Ia percaya bahwa hanya dengan menghadapi petarung yang layak, gelar kelas welter akan tetap memiliki nilai dan arti yang signifikan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar