Isra Miraj 2026 jatuh di tanggal berapa? Cek yuk di kalender Masehi dan SKB 3 menteri

Isra Miraj 2026 jatuh di tanggal berapa? Cek yuk di kalender Masehi dan SKB 3 menteri
Ringkasan Berita:
  • Januari 2026 memiliki hari spesial bagi umat Muslim, khususnya di Priangan Timur.
  • Isra Miraj 2026 diperkirakan jatuh pada minggu kedua Januari.
  • Masyarakat mulai mencari tanggal pasti untuk persiapan ibadah dan perjalanan.
 

nurulamin.pro– Tribuners, masih di bulan Januari 2026, akan ada hari spesial yang akan segera menyambut masyarakat Indonesia apalagi warga Priangan Timur.

Yang mana, di minggu kedua bulan Januari 2026 ini umat muslim akan segera menyambut Isra Miraj 2026.

Namun kini, Isra Miraj 2026 tanggal berapa menjadi informasi yang mulai banyak dicari masyarakat.

Banyak yang mulai mempersiapkan agenda keagamaan maupun rencana perjalanan di awal tahun.

Lantas sebetulnya, kapan Isra Miraj 2026 dilaksanakan?

Isra Miraj 2026

Berdasarkan penanggalan kalender Hijriah yang disesuaikan dengan kalender Masehi, momen agung perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW ini jatuh pada bulan pertama di tahun 2026, tepatnya 16 Januari 2026.

Penetapan hari besar ini merujuk pada jatuhnya tanggal 27 Rajab 1447 Hijriah dalam penanggalan Islam.

Serta, mengutip dari SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur Isra Miraj 2026 jatuh pada tanggal 16 Januari 2026 dan tidak ada Cuti Bersama.

Setelah itu, ada libur akhir pekan sehingga menjadi long weekend.

Dengan demikian, total libur Isra Miraj adalah tiga hari (ditambah libur akhir pekan). Ini jadwalnya:

  • Jumat, 16 Januari 2026: Libur nasional Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
  • Sabtu, 17 Januari 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 18 Januari 2026: Libur akhir pekan

Tentang Peringatan Isra Miraj

Nah Tribuners, seperti mengutip dari laman Kemenag RI, Isra Miraj adalah dua perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam.

Pada peristiwa ini, Rasulullah SAW mendapat perintah untuk menunaikan salat lima waktu sehari semalam.

Isra Miraj menjadi tonggak lahirnya perintah salat lima waktu. Ibadah salat merupakan inti kepatuhan yang terhimpun dua kesalehan, yaitu kesalehan individual dan kesalehan sosial.

Ibadah salat yang diawali dengan kekuatan tauhid "Allahu Akbar", menjadi wujud komitmen ketauhidan dan komitmen kepatuhan secara totalitas kepada Allah SWT. Salat juga ditutup dengan kalimat salam "assalaamu'alaikum wa rahmatullah" ke kanan dan ke kiri, menjadi wujud komitmen kedamaian, komitmen persaudaraan, komitmen kerukunan, dan komitmen merekatkan ikatan kemanusiaan.

Isra Miraj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah, sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mikraj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M.

Kata Isra menjelaskan tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina dengan mengendarai buraq, sosok seperti kuda putih, memiliki sayap, serta ekor seperti burung merak.

Oleh karena itu, perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dapat ditempuh dalam waktu yang singkat.

Sementara itu, Miraj adalah peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Aqsa menuju Sidratul Muntaha atau langit ke tujuh.

Ketika mencapai langit ke tujuh, Nabi Muhammad SAW mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk mengerjakan salat wajib lima waktu. (*)

 

Simak berita update nurulamin.prolainnya di: Google News

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan