ITDC Menyangkal Isu Pungli di The Golo Mori

ITDC Menyangkal Isu Pungli di The Golo Mori

Penyangkalan ITDC terhadap Isu Pungli di Kawasan The Golo Mori

InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) secara tegas menyangkal adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) atau pemalakan di kawasan The Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat. Perusahaan menyatakan bahwa tudingan tersebut tidak benar dan tidak didasarkan pada fakta yang valid.

Dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi, ITDC menjelaskan bahwa seluruh akses dan layanan di kawasan The Golo Mori dikelola dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Selain itu, semua operasionalnya sesuai dengan mekanisme perizinan dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Transaksi keuangan juga dilakukan melalui prosedur formal dan dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kawasan The Golo Mori memiliki akses yang tidak merupakan jalan umum, melainkan jalan internal yang dibangun dan dikelola oleh ITDC untuk mendukung operasional kawasan serta kegiatan MICE," demikian penjelasan dari pihak ITDC dalam klarifikasi mereka.

Pengaturan akses tersebut telah diberlakukan sejak tahun 2024 sebagai bagian dari strategi pengelolaan kawasan yang profesional. Dengan tata kelola yang baik, ITDC memastikan keamanan, kenyamanan, serta keberlanjutan pengembangan kawasan.

"Semua transaksi dilakukan secara transparan dan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan. Tidak ada aktivitas di luar prosedur resmi," tegas General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto.

ITDC mengajak seluruh pihak, termasuk media, untuk menyebarkan informasi yang akurat dan terverifikasi agar mencegah misinformasi di kalangan masyarakat. Perusahaan juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah membantu meluruskan isu yang beredar.

Tujuan Pengembangan Kawasan The Golo Mori

The Golo Mori dirancang sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Dengan konsep pengelolaan yang baik, kawasan ini diharapkan menjadi destinasi utama bagi para wisatawan yang tertarik pada keindahan alam dan kebudayaan lokal.

Beberapa aspek penting dalam pengembangan kawasan ini antara lain:

  • Infrastruktur yang memadai: Semua infrastruktur seperti jalan, fasilitas umum, dan sistem transportasi diatur secara rapi dan sesuai standar.
  • Keamanan dan kenyamanan: Keamanan pengunjung menjadi prioritas utama, dengan pengawasan yang ketat dan sistem pengelolaan yang profesional.
  • Dukungan terhadap ekonomi lokal: Pengembangan kawasan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat melalui peluang usaha dan kesempatan kerja.

Langkah-Langkah yang Dilakukan ITDC

Untuk memastikan keberlanjutan pengembangan kawasan, ITDC melakukan beberapa langkah strategis, antara lain:

  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah: ITDC bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memastikan semua kebijakan dan regulasi dijalankan sesuai aturan.
  • Peningkatan kualitas layanan: Perusahaan terus meningkatkan kualitas layanan agar pengunjung merasa nyaman dan puas.
  • Promosi pariwisata berkelanjutan: ITDC berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan sambil tetap memberikan pengalaman wisata yang menarik.

Tanggapan Publik dan Media

Sejauh ini, respons publik terhadap pengembangan kawasan The Golo Mori cukup positif. Banyak wisatawan yang menyambut baik inisiatif ITDC dalam menciptakan destinasi wisata yang modern dan berkelanjutan.

Media juga turut berperan dalam menyebarkan informasi yang akurat tentang kawasan ini. Dengan kolaborasi yang baik antara ITDC dan media, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tujuan dan manfaat dari pengembangan kawasan The Golo Mori.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan