Pilihan Pendidikan: Sekolah Kedinasan di Indonesia
Selain masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) atau melanjutkan studi di luar negeri, beberapa siswa mungkin tertarik untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan. Sekolah kedinasan adalah institusi pendidikan yang berada di bawah naungan pemerintah melalui kementerian atau lembaga tertentu.
Siswa yang berhasil diterima di sekolah kedinasan biasanya akan mendapatkan kesempatan kuliah secara gratis hingga lulus dan bisa langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Di Indonesia terdapat banyak sekolah kedinasan seperti Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN), Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Politeknik Imigrasi (Poltekim), Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), dan masih banyak lagi.
Jika Anda tertarik untuk mendaftar ke sekolah kedinasan, penting untuk mengetahui kapan pendaftaran mahasiswa baru dibuka. Meski hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran tahun 2026, para calon peminat bisa menggunakan jadwal pendaftaran tahun 2025 sebagai acuan.
Jadwal Pendaftaran Sekolah Kedinasan
Pada tahun 2025, pendaftaran sekolah kedinasan dibuka mulai dari 29 Juni 2025 hingga 18 Juli 2025. Setelah itu, dilanjutkan dengan tahapan Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 11 sampai dengan 16 Agustus 2025.
Sementara itu, pada tahun 2024, pendaftaran dimulai pada 15 Mei 2024 hingga 13 Juni 2024. Tahun 2023 juga memiliki jadwal serupa, yaitu pendaftaran mulai dari 1 hingga 30 April 2023. Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa jadwal pendaftaran sekolah kedinasan tidak selalu tetap. Namun, para peminat bisa mempersiapkan diri untuk mendaftar antara bulan April hingga Juni 2026.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Setiap sekolah kedinasan memiliki persyaratan yang berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa dokumen umum yang bisa dipersiapkan sejak sekarang. Berikut adalah dokumen-dokumen yang diperlukan berdasarkan ketentuan pendaftaran tahun 2025:
-
Pasfoto
Latar merah, ukuran 4x6 cm, menghadap depan. Format .jpg dengan ukuran 120500 KB. -
Identitas diri
KTP (bagi yang sudah berusia 17 tahun ke atas), atau KIA/KK/Surat Domisili bagi yang belum memiliki KTP. Format .jpg dengan maksimal 500 KB. -
Ijazah atau rapor
Untuk lulusan 2025 dan sebelumnya: lampirkan ijazah dan nilai.
Untuk siswa kelas 12: lampirkan rapor semester 2 kelas XI dan semester 1 kelas XII.
Lulusan luar negeri: wajib menyertakan surat penyetaraan dari Kemendikbud. Format .pdf dengan maksimal 1.000 KB. -
Piagam/Sertifikat Prestasi (Opsional)
Dalam bidang riset, inovasi, seni, olahraga, atau organisasi. Hanya yang diperoleh saat SMA/SMK/MA sederajat.
Sertifikat harus resmi dan dapat diverifikasi.
Riset/Seni/Olahraga: sertifikat dari Puspresnas atau dokumen hasil kurasi.
Organisasi: SK, piagam, atau surat resmi dari sekolah/lembaga.
Informasi lebih lanjut tentang kurasi prestasi dapat ditemukan di pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id.
Dengan mempersiapkan dokumen-dokumen di atas, calon peminat bisa lebih siap menghadapi proses pendaftaran sekolah kedinasan. Jangan lupa untuk terus memantau informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran tahun 2026.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar