
Tim nasional bola voli putri Indonesia menghadapi SEA Games 2025 dengan berbagai harapan dan tantangan. Kombinasi antara pemain senior dan junior diharapkan bisa memulihkan tradisi medali yang selama ini menjadi ciri khas timnas.
Kondisi timnas voli putri saat ini tergolong campur aduk. Di satu sisi, mereka tengah mengalami penurunan performa di kawasan ASEAN setelah beberapa kali menempati posisi juru kunci dalam kompetisi seperti SEA V League. Namun, di sisi lain, munculnya para pemain muda potensial dari ajang-ajang bergengsi seperti Kejuaraan Dunia U-21 dan Asian Youth Games memberikan harapan baru.
Marcos Sugiyama, pelatih timnas voli putri U-21 dan U-18 yang tampil di Asian Youth Games, dipercaya untuk melanjutkan proyeknya ke SEA Games 2025. Ia membawa sembilan pemain muda yang telah diasahnya dalam daftar 14 nama untuk pertandingan se-ASEAN ini.
Posisi libero mengalami perubahan besar dengan dua wajah baru, yaitu Indah Guretno dan Sulastri Aulia Rahma. Begitu juga dengan middle blocker, di mana trio penghalau dari timnas U-21, yaitu Maradanti Namira Tegariani, Chelsa Berliana Nurtomo, dan Geofany Eka Cahyaningtyas, akan berpasangan dengan Rika Dwi Latri.
Daftar pemain yang dirilis oleh PBVSI juga menunjukkan penempatan posisi yang menarik. Megawati Hangestri Pertiwi, yang dikenal sebagai opposite putri terbaik di Indonesia, ditulis sebagai outside hitter. Megatron, sebagai figur paling senior, akan tampil untuk kelima kalinya sejak pertama kali berlaga pada SEA Games 2017. Sementara itu, Mediol Stiovany Yoku, yang kuat dalam bertahan, akan menjadi opposite dengan peran besar dalam serangan. Medi Yoku juga ditunjuk sebagai kapten tim.
Melihat lawan-lawan yang akan dihadapi, Vietnam menjadi ancaman terbesar di babak penyisihan grup, sementara Filipina dan Thailand bisa menjadi penghalang di fase gugur. Catatan kalah dari ketiga negara tersebut dalam dua tahun terakhir akan coba diputus demi menjaga prestasi.
"Beberapa kali (voli putri) SEA Games, kita meraih perunggu, kalau tidak perak," ujar Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo.
"Mudah-mudahan dengan ada perubahan komposisi dengan senior dan yunior, kekuatan 50-50, paling tidak kita bertahan di peringkat tiga, perunggu."
Timnas voli putri tidak pernah gagal meraih medali SEA Games sejak edisi 2007. Meski begitu, jika emas yang dicari, hanya sekali pencapaian puncak itu terjadi pada 1983.
Event voli putri SEA Games 2025 akan diselenggarakan pada 10-15 Desember 2025 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok. Indonesia akan tampil pada pertandingan pertama dengan melawan Malaysia yang berstatus underdog.
Jadwal Voli SEA Games 2025 Sektor Putri
10 Desember 2025
12.30 WIB - Pul B: Indonesia vs Malaysia
15.00 WIB - Pul B: Myanmar vs Vietnam
17.30 WIB - Pul A: Thailand vs Singapura
11 Desember 2025
12.30 WIB - Pul B: Malaysia vs Vietnam
15.00 WIB - Pul B: Indonesia vs Myanmar
17.30 WIB - Pul A: Filipina vs Thailand
12 Desember 2025
12.30 WIB - Pul B: Vietnam vs Indonesia
15.00 WIB - Pul B: Myanmar vs Malaysia
17.30 WIB - Pul A: Singapura vs Filipina
14 Desember 2025
10.00 WIB - Semifinal: 1B vs 2A
12.30 WIB - Semifinal: 1A vs 2B
15 Desember 2025
15.00 WIB - Perebutan Medali Perunggu
17.30 WIB - Perebutan Medali Emas
Susunan Pemain Timnas Voli Putri Indonesia
Outside Hitter
Pascalina Mahuze
Ersandrina Devega
Megawati Hangestri Pertiwi
Naisya Pratama Putri
Opposite Hitter
Syelomitha Afrilaiza Injilia Wongkar
Mediol Stiovany Yoku
Middle Blocker
Namira Maradanti
Chelsa Berliana Nurtomo
Geofany Eka Cahyaningtyas
Rika Dwi Latri
Setter
Yolana Betha Pangestika
Ajeng Nur Cahaya
Libero
Sulastri Aulia Rahma
Indah Guretno
Pelatih:
Marcos Sugiyama
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar