Jaga Keamanan Pasokan, Awak Mobil Tangki Pertamina Papua-Maluku Tingkatkan Kesiapan dan Kepercayaan

Jaga Keamanan Pasokan, Awak Mobil Tangki Pertamina Papua-Maluku Tingkatkan Kesiapan dan Kepercayaan Diri

Pelatihan Proficiency Test untuk Awak Mobil Tanki di Papua Maluku

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus berupaya meningkatkan kualitas dan kehandalan dalam pengiriman bahan bakar kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelatihan Proficiency Test bagi awak mobil tanki, yang bertujuan untuk memastikan keselamatan dan keandalan distribusi BBM (Bahan Bakar Minyak), minyak tanah, serta LPG (Liquefied Petroleum Gas) di wilayah tersebut.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan standar kompetensi tertentu kepada para awak mobil tanki. Hal ini penting karena mereka bertugas mengemudikan kendaraan yang membawa bahan bakar, yang bisa menimbulkan risiko jika tidak dikelola dengan baik.

  • Dalam proses pelatihan, peserta diajarkan bagaimana menghadapi situasi darurat, cara mengemudi secara aman, dan pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan.
  • Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman tentang teknologi kendaraan modern agar dapat mengoperasikannya dengan optimal.
  • Tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan kesadaran akan keselamatan operasional, sehingga potensi kecelakaan dapat diminimalkan.

Pelaksanaan Pelatihan di Tiga Wilayah Utama

Pelatihan Proficiency Test dilaksanakan pada periode 18 November hingga 7 Desember 2025. Sebanyak 95 awak mobil tanki yang bertugas di tiga lokasi utama yaitu Jayapura, Sorong, dan Tobelo telah mengikuti program ini.

Menurut Awan Raharjo, pelatihan ini menjadi bekal penting untuk memastikan layanan dan distribusi bahan bakar selama masa libur Natal dan Tahun Baru berjalan sesuai rencana. Ia menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi.

  • Kewaspadaan dan keselamatan menjadi faktor kunci dalam pengiriman bahan bakar, terutama karena barang yang dibawa merupakan "dangerous goods" yang berpotensi menimbulkan bahaya.
  • Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan awak mobil tanki dapat meningkatkan kinerja mereka dalam menjaga kehandalan distribusi bahan bakar, terutama menjelang masa libur akhir tahun.

Peran Instruktur dalam Pelatihan

Salah satu instruktur yang turut berpartisipasi dalam pelatihan ini adalah Ketua Subkomite Lalu Lintas Angkutan Jalan dan Senior Investigator di KNKT (Korps Keselamatan Navigasi Transportasi), Ahmad Wildan. Ia menekankan bahwa awak mobil tanki perlu secara berkala diberikan pengingat pentingnya keselamatan dalam berkendara.

  • Faktor manusia memiliki peran besar dalam kecelakaan yang disebabkan oleh kendaraan yang membawa bahan berbahaya.
  • Oleh karena itu, penting bagi para awak mobil tanki untuk saling menerapkan prinsip keselamatan dalam setiap perjalanan.

Harapan Masa Depan

Ahmad Wildan berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kinerja awak mobil tanki dalam hal keselamatan dan keamanan kerja. Ia menilai bahwa dengan peningkatan kompetensi dan kesadaran akan risiko, para awak mobil tanki akan lebih siap menghadapi tantangan dalam pengiriman bahan bakar ke berbagai daerah di Papua Maluku.

  • Pelatihan ini juga diharapkan menjadi contoh bagi instansi lain dalam meningkatkan standar keselamatan dalam operasional transportasi.
  • Dengan demikian, masyarakat akan merasa lebih aman dan percaya terhadap layanan distribusi bahan bakar yang disediakan oleh Pertamina.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan