
Hujan Deras Mengakibatkan Banjir di DKI Jakarta
Hujan deras yang terus mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak sore hari menyebabkan banjir di beberapa daerah. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sejumlah pemukiman dan akses jalan dilaporkan tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
Hingga Jumat (2/01) pukul 21.00 WIB, tercatat sebanyak 10 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan utama terdampak akibat intensitas hujan yang tinggi serta luapan air sungai. Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan bahwa saat ini terdapat 10 RT dan 3 ruas jalan yang tergenang.
Titik genangan terkonsentrasi di dua wilayah, yakni Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Di Jakarta Selatan, luapan Kali Mampang menjadi pemicu utama genangan di kawasan pemukiman. Terdapat 9 RT di kelurahan Pela Mampang yang tergenang banjir setinggi 30 sentimeter. Situasi masih dalam penanganan menurut informasi yang diberikan.
Sementara itu, di Jakarta Barat hanya terdapat 1 RT di kelurahan Sukabumi Utara yang mengalami banjir setinggi 70 centimeter atau setara pinggang orang dewasa. Penyebabnya adalah curah hujan yang tinggi. Situasi saat ini masih dalam penanganan.
Tiga Ruas Jalan Terkena Dampak Banjir
Selain pemukiman warga, akses mobilitas di Jakarta Barat juga terhambat. Sebanyak tiga ruas jalan dilaporkan tergenang dengan ketinggian antara 20 hingga 30 cm. Berikut data ruas jalan yang terdampak:
- Jl. Meruya Utara No. 71 (Depan Sekolah Tunas Muda): Ketinggian 20 cm.
- Jl. Puri Kembangan, Kembangan Selatan: Ketinggian 20 cm.
- Jl. Kartika (Kolong Tol JORR), Meruya Utara: Ketinggian 30 cm.
BPBD DKI Jakarta memastikan petugas gabungan telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk mempercepat proses surutnya air. Personel dari Dinas SDA, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Gulkarmat sedang melakukan penyedotan genangan dan pembersihan tali air.
Mohamad Yohan menegaskan pihaknya terus memonitor situasi di lapangan. "Serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," katanya.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Jika berada dalam kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi layanan Call Center 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam. Dengan adanya peringatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.
Banjir yang terjadi di DKI Jakarta menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, harapan besar bisa tercapai dalam mengurangi dampak banjir di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar