Perjalanan Panjang dan Penuh Tantangan untuk Film Supergirl (2026)
Setelah berbagai rintangan dan perubahan arah, trailer film Supergirl (2026) akhirnya dirilis oleh DC Studios. Dari pengembangan sejak 2018, dihantam oleh pandemi, hingga dibatalkan pada masa kepemimpinan baru, film ini kembali dilanjutkan oleh James Gunn sebagai bagian dari transisi DCEU menuju DCU. Kini, film ini telah selesai syuting dan siap tayang pada 26 Juni 2026, menandai awal baru bagi karakter Kara Zor-El di layar lebar. Dengan arahan Craig Gillespie dan visi anyar DCU, Kara hadir dalam wujud yang lebih berlapis, lebih liar, dan jauh dari citra "Superman versi perempuan."
Craig Gillespie Sebut Supergirl Lebih Mirip dengan Superhero Pria

Craig Gillespie menggambarkan Kara sebagai sosok yang suka mabuk-mabukan, keras kepala, dan jauh dari persona boy scout ala Superman. Sang sutradara menyebutnya sebagai "anti-hero" yang membawa banyak luka batin.
"(Supergirl) benar-benar kisah anti-hero. Dia memiliki banyak masalah, banyak beban yang dibawanya ke dalam cerita, yang sangat berbeda dari keadaan Superman saat ini," ujar Gillespie dalam sebuah panel di New York.
Bukan tanpa alasan mengapa Supergirl bertingkah seperti itu. Dalam versi komik (yang diadaptasi film ini), Kara menyaksikan Krypton runtuh bersama orang-orang yang ia cintai, termasuk kedua orang tuanya. Pengalaman itu tidak dimiliki Kal-El yang masih bayi saat melarikan diri. Hal itulah yang membuat Kara tumbuh menjadi sosok yang kasar, defensif, dan jauh lebih getir dari sepupunya.
James Gunn Tegaskan Supergirl Takkan Jadi Superman Versi "Perempuan"

James Gunn menambahkan bahwa pendekatan ini bukan tanpa alasan. Ia ingin Supergirl berdiri sebagai karakter utuh, bukan sekadar variasi feminin dari Superman.
"Sering kali, pahlawan super perempuan digambarkan begitu sempurna. (Supergirl) sama sekali tidak seperti itu," kata Gunn dalam acara yang sama.
Ia membandingkan Kara dengan pahlawan laki-laki yang "cacat" secara moral. Kalimat Kara di trailer pun menegaskan hal ini:
"(Superman) melihat kebaikan dalam diri setiap orang, sedangkan aku melihat kebenaran."
Dengan itu, Gunn menegaskan Kara sebagai tokoh yang keras, jujur, dan penuh kemarahan. Ia bukanlah ikon kesempurnaan seperti versi CW, melainkan sosok penyintas yang terluka. Pendekatan ini membuat Supergirl versi Milly Alcock jadi sosok multidimensi dan kompleks.
Sinopsis Singkat Film Supergirl (2026)
Dalam Supergirl, Kara Zor-El digambarkan sebagai gadis yang suka berpesta dan menjelajah alam semesta. Ia sendiri baru memasuki usia 20-an awal dengan hidup yang carut-marut. Setelah pesta ulang tahunnya yang menyedihkan, ia terseret dalam misi balas dendam bersama gadis alien bernama Ruthye. Petualangan itu membawanya ke pertempuran antargalaksi, di mana ia bertemu Krem dan Lobo.
Naskahnya ditulis Ana Nogueira, terinspirasi dari komik Supergirl: Woman of Tomorrow (2021) karya Tom King dan Bilquis Evely. Menyoroti kekacauan batin Kara, Supergirl adalah kisah tentang seseorang yang mencoba bertahan, meski hidupnya tercerai-berai. Ikuti terus perkembangannya di IDN Times, ya!
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar