Jangan Gunakan Gaya Desain Ini Agar Rumah Tidak Terasa Sempit


Berita
Menghadapi tantangan memiliki rumah dengan ukuran kecil, salah satu hal utama yang perlu diperhatikan adalah pengaturan ruang dan penataan barang. Tidak hanya itu, pemilihan gaya desain juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan di dalam hunian.


Selain membagi ruang secara efisien, pemilik rumah mungil juga perlu mempertimbangkan gaya desain yang sesuai agar tidak membuat ruangan terasa sempit atau tidak nyaman. Kesalahan dalam memilih desain bisa berdampak pada suasana keseluruhan rumah, bahkan membuatnya terasa lebih sempit dari ukuran aslinya.


Berikut ini adalah empat gaya desain yang sebaiknya dihindari oleh pemilik rumah dengan ukuran kecil:

  • Gaya boho
    Gaya boho atau bohemian biasanya ditandai dengan dekorasi yang penuh ornamen dan nuansa gipsi. Namun, gaya ini kurang cocok untuk rumah mungil karena bisa membuat ruangan terlihat penuh dan tidak seimbang.


Gaya shabby chic*
Gaya desain yang satu ini sangat populer karena menawarkan kesan feminin melalui penggunaan wallpaper bermotif flora dan warna-warna pastel. Namun, jika tidak diterapkan dengan tepat, gaya ini bisa membuat ruang mungil terasa sesak dan tidak nyaman bagi penghuni.


Gaya klasik*
Gaya klasik sering kali menggunakan elemen seperti profil dinding dan plafon yang rumit, serta furnitur yang terkesan berat. Hal ini bisa membuat ruangan terasa lebih penuh dan tidak ideal untuk rumah dengan ukuran kecil.

  • Gaya victorian
    Meskipun gaya victorian menciptakan kesan anggun ala kerajaan, penggunaan ukiran pada furnitur dan wallpaper bermotif bisa membuat ruangan terasa lebih sempit. Oleh karena itu, gaya ini sebaiknya dihindari untuk rumah mungil.


Lalu, gaya desain apa yang cocok untuk rumah mungil? Karena lahan yang terbatas, gaya desain yang mampu membuat rumah terlihat lebih luas menjadi pilihan yang ideal. Penggunaan banyak bukaan dan konsep open space bisa menjadi solusi yang efektif.

Contohnya adalah gaya desain skandinavia dan gaya bertema tropis. Kedua gaya ini cenderung lebih sederhana dan memberikan kesan ruangan yang lebih terbuka dan nyaman.

Namun, bukan berarti keempat gaya desain yang disebutkan di atas tidak bisa diterapkan sama sekali. Kuncinya adalah menggunakannya sebagai focal point atau titik fokus dalam rumah, bukan sebagai gaya utuh yang digunakan seluruhnya. Dengan cara ini, pemilik rumah mungil tetap bisa menikmati estetika dari gaya-gaya tersebut tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesan luas ruangan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan