Jangan Menyesal, Bupati Ardito Goda Jurnalis Usai Jadi Tersangka Suap

Jangan Menyesal, Bupati Ardito Goda Jurnalis Usai Jadi Tersangka Suap

Tingkah Bupati Lampung Tengah yang Membuat Geleng-Geleng Kepala

Tingkah laku Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, membuat banyak orang terkejut dan geleng-geleng kepala. Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap pengadaan barang dan jasa, ia justru menggoda seorang wartawati saat berada di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Insiden tersebut terjadi ketika Ardito sedang menjawab sejumlah pertanyaan dari para jurnalis.

Di tengah kerumunan jurnalis, Ardito tiba-tiba melemparkan godaan kepada salah satu wartawati. Kamu cantik hari ini, ujar Ardito sambil tersenyum, dengan pandangan mata tertuju pada seorang jurnalis televisi swasta. Saat melontarkan kalimat tersebut, Ardito dalam kondisi tangan diborgol dan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK. Ia tidak memberikan banyak komentar kepada media yang sudah menunggu, dan segera dibawa masuk ke mobil tahanan.

Dugaan Penerimaan Uang Suap oleh Bupati Ardito

Bupati Ardito disebut menerima aliran uang senilai Rp5,75 miliar dari hasil mengatur pemenangan proyek paket pekerjaan untuk perusahaan milik tim pemenangan saat Pilkada. Uang tersebut digunakan Ardito untuk dana operasional Bupati sebesar Rp500 juta dan pelunasan utang di bank sebesar Rp5,25 miliar untuk kebutuhan kampanye.

Total aliran uang yang diterima Ardito Wijaya mencapai kurang lebih Rp5,75 miliar, yang di antaranya diduga digunakan untuk dana operasional Bupati sebesar Rp500 juta; pelunasan pinjaman bank yang digunakan untuk kebutuhan kampanye di tahun 2024 sebesar Rp5,25 miliar, kata Mungki.

Mungki menjelaskan, Ardito mendapatkan uang Rp5,25 miliar setelah mengondisikan rekanan proyek melalui Riki Hendra Saputra selaku anggota DPRD Lampung Tengah dan adiknya, yakni Ranu Hari Prasetyo. Selain itu, Ardito juga mendapatkan fee Rp500 juta dari Muhamad Lukman Sjamsuri selaku Direktur PT EM karena mengatur pemenangan lelang proyek tiga paket pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Lampung Tengah senilai Rp3,15 miliar.

Profil dan Kekayaan Bupati Ardito

Dr. Hi. Ardito Wijaya, M.K.M. adalah seorang politisi dan dokter yang menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah sejak 20 Februari 2025. Pria kelahiran 23 Januari 1980 ini menjadi sorotan nasional setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 Desember 2025, terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemkab Lampung Tengah.

Ardito Wijaya dikenal sebagai sosok muda di pemerintahan daerah dan memiliki latar belakang pendidikan sebagai seorang dokter. Ia meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat (M.K.M.) dan sebelumnya aktif dalam Ikatan Dokter Indonesia.

Karier Politik Bupati Ardito

Sebelum menjabat sebagai bupati, Ardito Wijaya pernah menduduki posisi Wakil Bupati Lampung Tengah. Ia dilantik menjadi bupati definitif pada awal tahun 2025. Ia merupakan kader dari Partai Golongan Karya (Golkar).

Harta Kekayaan Bupati Ardito

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan kepada KPK, Ardito Wijaya tercatat memiliki total kekayaan sekitar Rp12,8 miliar (tepatnya Rp12.857.356.389). Laporan terakhir yang dirujuk media adalah yang disampaikan pada 10 April 2025 untuk periodik tahun 2024.

Rincian kekayaan Ardito Wijaya didominasi oleh aset berupa tanah dan bangunan:

  • Total Harta: Rp12,8 miliar.
  • Aset Terbanyak: Tanah dan bangunan.
  • Peningkatan Harta: Kekayaannya tercatat naik sekitar Rp728 juta dalam kurun waktu satu tahun.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan