
Kemenag Sulbar Mendorong Warga Waspada Terhadap Tawaran Umrah Murah
Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Barat (Sulbar) mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap tawaran perjalanan umrah yang terlalu murah. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi calon jemaah dari penipuan atau kecurangan yang sering kali terjadi di tengah maraknya tawaran seperti ini.
Calon jemaah disarankan untuk mematuhi prinsip "5 Pasti Umrah" agar dapat memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses ibadah. Prinsip ini mencakup lima aspek penting, yaitu pasti travelnya, pasti jadwalnya, pasti terbangnya, pasti hotelnya, dan pasti visanya. Dengan memperhatikan kelima hal tersebut, calon jemaah bisa lebih aman dalam memilih biro perjalanan yang tepat.
Daftar Travel Umrah Resmi di Sulawesi Barat
Untuk membantu masyarakat memilih biro perjalanan yang sah dan terpercaya, Kementerian Haji dan Umrah Sulbar merilis daftar resmi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Berikut adalah daftar PPIU yang memiliki legalitas sah:
PPIU Kantor Pusat di Sulawesi Barat: - PT Syafa Mandar Wisata (Polewali Mandar) - PT Ridha Safari Barokah Tour dan Travel (Pasangkayu) - PT Abuubaidah Bakkah International (Mamuju) - PT Ali Tourindo Baitullah (Mamuju)
Daftar Travel Cabang Resmi (Wilayah Sulbar): - PT Rayyan Menara Travel (Polewali) – Akreditasi A - PT Lintas Jaya Optima (Polman) – Akreditasi B - PT Baitussalam Mandiri (Polman) - PT Pandi Kencana Murni (Polewali) - PT Naba Tour (Majene) - PT Talenta Internasional Tourism (Polewali) - PT Nur Fadhilah Wisata (Polewali - Mamuju)
Dengan adanya daftar ini, masyarakat dapat lebih mudah mengecek legalitas biro perjalanan sebelum melakukan pembayaran.
Regulasi Baru dan Opsi Umrah Mandiri
Selain melalui biro perjalanan, masyarakat kini juga memiliki opsi Umrah Mandiri berdasarkan UU No. 14 Tahun 2025. Dengan regulasi ini, jemaah bisa berangkat sendiri dengan mendaftar melalui sistem digital Nusuk yang terintegrasi dengan kementerian.
Namun, ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan oleh calon jemaah yang ingin melakukan Umrah Mandiri. Semua layanan, mulai dari hotel hingga transportasi, wajib terdaftar di sistem Nusuk. Selain itu, penggunaan taksi online seperti Grab atau Uber saat dalam kondisi ihram dilarang keras karena alasan keamanan dan regulasi di Arab Saudi.
Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi bekerja sama lebih erat dalam pengawasan digital melalui sistem terintegrasi. Tujuannya adalah untuk menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan dan memberikan perlindungan maksimal bagi calon jemaah.
Lima Poin Penting dalam Memilih Travel Umrah
Ahmad Barambangy, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulbar, menjelaskan lima poin penting yang harus dipastikan oleh calon jemaah sebelum memilih travel:
-
Pasti Travelnya
Pastikan biro perjalanan memiliki izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). -
Pasti Jadwalnya
Harus ada kepastian tanggal keberangkatan dan kepulangan. -
Pasti Terbangnya
Pastikan tiket pesawat sudah dipesan (bukan sekadar kode booking) dan jelas maskapainya. -
Pasti Hotelnya
Lokasi penginapan di Arab Saudi harus jelas dan terdaftar. -
Pasti Visanya
Visa harus selesai sebelum keberangkatan dan terverifikasi di sistem Nusuk.
Dengan memperhatikan kelima poin ini, calon jemaah dapat lebih aman dan nyaman dalam menjalani ibadah umrah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar