Jari Bengkak Tak Bisa Lepas Cincin, Warga Kedungreja Minta Bantuan Damkar

Jari Bengkak Tak Bisa Lepas Cincin, Warga Kedungreja Minta Bantuan Damkar

Penyelamatan Non Kebakaran: Evakuasi Cincin Emas yang Tersangkut di Jari

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Cilacap kembali menunjukkan keahlian mereka dalam aksi penyelamatan non kebakaran. Kali ini, tim Damkar berhasil mengevakuasi cincin emas yang tersangkut di jari seorang warga di Pos Damkar Sidareja, pada Jumat (2/1/2026) petang.

Korban diketahui bernama Cindi Purnamasari (24), warga Dusun Tegalanak RT 04 RW 04, Desa Kedungreja, Kecamatan Kedungreja. Korban datang langsung ke Pos Damkar Sidareja setelah cincin yang telah lama dikenakannya tidak dapat dilepaskan, meskipun sudah dicoba dengan berbagai cara.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arif Widodo, menjelaskan bahwa laporan diterima oleh petugas sekitar pukul 18.10 WIB dan segera ditindaklanjuti oleh tim rescue.

“Korban datang meminta bantuan karena cincin yang dikenakan sudah lama dan menyebabkan jari membengkak sehingga tidak bisa dilepaskan. Petugas segera melakukan penanganan sesuai prosedur,” ujar Gatot.

Proses Evakuasi Berjalan Lancar

Setelah melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jari tangan korban, petugas kemudian menyiapkan alat pelindung diri (APD) serta peralatan evakuasi yang diperlukan. Proses pelepasan cincin berlangsung sekitar 10 menit dan berjalan aman tanpa kendala.

“Alhamdulillah, cincin berbahan emas berhasil dilepas dan kondisi korban dalam keadaan baik. Hanya terdapat sedikit pembengkakan pada jari manis tangan kanan,” jelas Gatot.

Dalam kegiatan penyelamatan tersebut, tim rescue Damkar yang terlibat terdiri dari Briyan Wahyu Subiyantoro, Setyodi Marrizal, dan Aris Aminudin.

Edukasi dan Sosialisasi Layanan Darurat

Selain melakukan tindakan penyelamatan, petugas juga memberikan edukasi singkat kepada korban terkait layanan darurat Damkar. Petugas turut melakukan sosialisasi Aplikasi SATKARTARU SIAP sebagai sarana pelaporan kejadian kedaruratan kepada masyarakat.

Gatot menegaskan bahwa tugas Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai aksi penyelamatan non kebakaran yang berkaitan dengan keselamatan warga.

“Kami siap melayani masyarakat untuk berbagai kondisi darurat, baik kebakaran maupun non kebakaran. Jangan ragu menghubungi Damkar jika menghadapi situasi yang membahayakan,” tegasnya.

Keberhasilan dalam Penyelamatan

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya kehadiran petugas pemadam kebakaran dalam situasi darurat yang tidak selalu terkait dengan api. Dengan keahlian dan ketelitian mereka, para petugas mampu menyelesaikan masalah dengan cepat dan aman.

Pada kejadian ini, petugas Damkar menunjukkan kompetensi mereka dalam menghadapi berbagai jenis keadaan darurat. Mereka tidak hanya fokus pada kebakaran, tetapi juga pada penyelamatan non kebakaran seperti yang terjadi kali ini.

Penyelamatan ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa layanan Damkar tidak hanya untuk kebakaran, tetapi juga untuk situasi darurat lainnya. Dengan adanya sosialisasi dan edukasi, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menghubungi petugas darurat saat membutuhkan bantuan.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak ragu menghubungi petugas pemadam kebakaran dalam situasi apa pun. Dengan begitu, potensi bahaya bisa diminimalkan dan keamanan serta keselamatan masyarakat bisa terjaga.

Selain itu, penggunaan aplikasi digital seperti SATKARTARU SIAP juga sangat membantu dalam mempercepat respons petugas dalam menghadapi keadaan darurat. Hal ini menunjukkan inovasi yang dilakukan oleh pihak Damkar dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, kasus penyelamatan non kebakaran ini menjadi bukti nyata bahwa petugas Damkar siap dan mampu menangani berbagai jenis situasi darurat dengan profesional dan tanggap.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan