Jateng Jadi Teladan Daerah Toleran, Kolaborasi Pemprov dan Kemenag Menarik Perhatian

Jateng Jadi Teladan Daerah Toleran, Kolaborasi Pemprov dan Kemenag Menarik Perhatian

Kolaborasi Pemprov Jawa Tengah dan Kementerian Agama dalam Meningkatkan Kerukunan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan masyarakat. Sinergi ini dijalankan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut dilakukan secara sistematis, mencakup berbagai tingkatan pemerintahan. Ia mengatakan hal ini saat memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama tingkat Kabupaten Rembang di MAN 2 Rembang, Kecamatan Lasem, pada Sabtu.

Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng, menjelaskan bahwa sejumlah program Pemprov Jateng telah disinergikan dengan Kemenag Jawa Tengah. Beberapa program yang telah dijalankan antara lain:

  • Desa Sadar Kerukunan yang telah terbentuk di 25 desa
  • Kampung Moderasi Beragama di 75 lokasi
  • Kampung Zakat
  • Gerakan Merah Marun (Menyemai Ramah untuk Masyarakat Rukun) yang telah berjalan di 14 kabupaten/kota hingga akhir 2025

Hasil dari kerja sama ini terlihat dari prestasi Jawa Tengah pada ajang Harmony Award 2025. Dari 18 kategori yang diperebutkan secara nasional, Jawa Tengah berhasil meraih sembilan penghargaan.

Selain itu, kolaborasi ini juga berdampak pada ditetapkannya sejumlah daerah di Jawa Tengah sebagai kabupaten/kota ramah toleran, seperti Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Semarang.

Gus Yasin menegaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga harmoni antarumat beragama. Selain itu, Pemprov Jateng juga memberikan perhatian kepada guru-guru agama melalui program insentif yang dilaksanakan bersama Kemenag dari tingkat provinsi hingga daerah.

Menurut Gus Yasin, peringatan HAB Ke-80 menjadi momentum refleksi perjalanan panjang Kementerian Agama selama delapan dekade dalam melayani umat. Berbagai program dinilai telah memberikan dampak nyata, baik bagi kelembagaan maupun masyarakat hingga tingkat desa.

Kehadiran Wakil Gubernur Memberikan Motivasi bagi Kemenag Kabupaten Rembang

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rembang Moh. Mukson mengatakan bahwa kehadiran Wakil Gubernur Jateng pada peringatan HAB Ke-80 di Rembang menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Kemenag setempat.

"Kehadiran Wakil Gubernur menjadi inspirasi dan menambah semangat kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Mukson.

Ia menambahkan bahwa ukuran keberhasilan Kementerian Agama pada dasarnya tercermin dari semakin dekatnya umat dengan nilai-nilai agama dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Upacara HAB Ke-80 tersebut diikuti oleh guru dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kabupaten Rembang serta siswa MAN 2 Rembang. Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan bertema sinergi Kemenag dan Pemprov Jateng dalam memperkuat kerukunan dan pembangunan berkelanjutan.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan