
Pengembangan Transportasi Laut di Jawa Timur
Akses laut bagi masyarakat Madura dan Tapal Kuda kini semakin mudah. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) telah resmi meluncurkan Kapal Cepat Trans Laut. Transportasi publik baru ini bertujuan untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat dengan rute Pelabuhan Probolinggo - Pelabuhan Branta Pamekasan dan Pelabuhan Probolinggo - Pelabuhan Kalianget Sumenep.
Seremoni peluncuran Trans Laut dipimpin oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak di Pelabuhan Probolinggo, Rabu (10/12) kemarin. Ia menyebut bahwa transportasi ini akan menjadi pelengkap Bus Trans Jatim yang beroperasi di 8 koridor.
"Ini merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam mewujudkan aksesibilitas transportasi laut untuk pemerataan ekonomi warga di wilayah kepulauan, khususnya wilayah Madura dan Tapal Kuda," ujar Wagub Emil, Kamis (11/12).
Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak hanya merasakan manfaat transportasi publik di perkotaan, tetapi juga mereka yang tinggal di daerah kepulauan. Hal ini penting mengingat Indonesia adalah negara maritim dengan belasan ribu pulau.
"Wes Wayahe, warga kepulauan di Jatim merasakan Trans Laut. Layanan ini bukan hanya membangkitkan roda ekonomi, tapi secara tidak langsung wisata bahari juga akan terangkat," tambahnya.
Operasional dan Antusiasme Masyarakat
Kepala Dishub Jawa Timur, Nyono, menjelaskan bahwa transportasi Trans Laut Jatim sebenarnya sudah melakukan uji coba berlayar sejak 24 November 2025. Ia menyebut antusiasme masyarakat sangat luar biasa.
"Hingga hari ini, total penumpang yang dilayani oleh Kapal Cepat Trans Laut Jatim sudah mencapai 1.418 penumpang. Transportasi ini memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif," ujarnya.
Dalam seminggu, Kapal Cepat Trans Laut Jatim beroperasi selama 6 hari. Untuk hari kerja (Senin-Kamis), Trans Laut akan melayani rute Pelabuhan Probolinggo - Gili Ketapang - Gili Mandangin - Pelabuhan Branta. Sementara pada akhir pekan (Sabtu-Minggu), kapal akan melayani rute Pelabuhan Probolinggo - Gili Ketapang - Gili Mandangin - Branta - Giliiyang - Pelabuhan Kalianget (Sumenep).
"Untuk hari Jumat tidak ada pelayanan karena kapal menjalani perawatan teknis. Kapal Cepat Trans Laut Jatim menggunakan Buy The Service KMP Express Bahari dari PT. Pelayaran Sakti Inti Makmur," jelasnya.
Tarif dan Promo Spesial
Terkait tarif, Nyono menyebut bahwa harga bervariasi sesuai dengan panjang rute yang dilalui, mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 235.000 untuk sekali jalan. Kabar gembira bagi masyarakat adalah adanya promo spesial bagi pengguna Trans Laut Jatim.
"Promo sampai akhir tahun 2025, naik Kapal Cepat Trans Laut Jatim cukup bayar Rp 5.000 - Rp 18.000 rupiah. Tarif ini sudah termasuk asuransi penumpang dan pas masuk penumpang," tutupnya.
Masyarakat yang ingin menggunakan layanan Kapal Cepat Trans Laut Jatim dapat membeli tiketnya di [link]. Informasi lebih lanjut mengenai tarif dapat menghubungi nomor 082232790552.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar